Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad Kembali Ceramah di Pontianak, Sampaikan Tausiyah di Dua Tempat Berbeda

Ustadz Abdul Somad Kembali Ceramah di Pontianak, Sampaikan Tausiyah di Dua Tempat Berbeda

Ustadz Abdul Somad Kembali Ceramah di Pontianak, Sampaikan Tausiyah di Dua Tempat Berbeda
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Ustad Abdul Somad atau yang biasa dipanggil UAS keluar dari Kantor Wali Kota Pontianak menuju titik start Ziarah Agung di Taman Alun Kapuas, Jalan Rahadi Osman, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (10/9/2018) pagi. Dengan pengawalan ketat umat menggunakan roda dua dan empat rombongan menuju Pemakaman Raja di Batu Layang untuk berziarah. 

Sang Ustaz pun memanfaatkan momentum itu untuk memberi pesan yang sangat berharga bagi bangsa.

Pesan dalam bentuk video tersebut baru ia posting di akun Instagram @ustadzabdulsomad, Rabu (13/9/2018) jelang magrib.

Berikut isi pesan sang Ustaz:

"Menunjukkan bahwa dalam satu hembusan nafas “Allahu Akbar” adalah kecintaan kepada NKRI.

Cinta kepada Ahlul Bait.

Pakaiannya tentara. Sisiran rambutnya, Masya Allah.

Dalam dirinya mengalir darah Nabi Muhammad SAW.

Dalam ucapannya “Allahu Akbar”

Dalam gambarnya adalah bintang.

Maka, hanya orang jahil, bodoh saja yang mempertentangkan antara Islam dengan NKRI.

Cinta Islam, cinta Allahu Akbar.

Cinta kebhinekaan.

Cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia."

Bersama postingan video tersebut, Ustaz Abdul Somad juga menyertakan pesan;

"Al-Habib Hamid Al-Qadri (Sultan Abdul Hamid II), perancang lambang Garuda Pancasila. Dalam dirinya mengalir darah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam." tulis UAS.

Ustaz Somad mengatakan Sultan Hamid II atau Syarif Abdul Hamid Alkadrie telah memberikan kontribusi luar biasa bagi Indonesia.

Sultan Hamid II, yang merupakan putra sulung Sultan Sri Lanka keenam, adalah perancang lambang Negara Indonesia, Garuda Pancasila.

Dalam dakwahnya ke Kalbar, Ustaz Abdul Somad mengajak warga Pontianak, Kalimantan Barat untuk mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ustaz Somad juga mengajak anak muda untuk bertindak positif.

Dia mengingatkan bahwa nafsu harus ditentang dengan aktivitas yang baik.

"Anak muda harus sibuk dengan kegiatan positif," katanya.

Baca: Mahasiswa Demo Tuntut Pemerintah Pikirkan Ekonomi

Di sisi lain, UAS mengingatkan pentingnya memiliki kekuatan, kaya, agama, dan mengingat kematian.

Ia menegaskan orang harus mencari Sultan Pontianak yang namanya masih diingat oleh masyarakat.

"Kami memperingati peringatan kematiannya karena dia orang baik, dia telah melakukan perbuatan baik terhadap agama dan bangsanya," kata Ustaz Abdul Somad saat Haul Akbar Pendiri Kota Pontianak. (*)

Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved