Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Sampan Terbalik, Pelaku Pengelapan Mobil Diamankan, hingga Siswi SMP Dikeroyok

Iptu Charles BN Karimar, saat dihubungi Tribunpontianak, Senin (8/4/2019), mengatakan sampan korban terbalik akibat derasnya aliran Sungai Tayan

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
Pencarian korban tenggelam di Sungai Tayan, Kabupaten Sanggau, Senin (8/4/2019). 

Kalbar 24 Jam - Sampan Terbalik, Pelaku Pengelapan Mobil Diamankan, hingga Siswi SMP Dikeroyok

Beragam informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di awal April sejak Senin (8/4/2019)

Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.

Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya, Selasa (9/4/2019) pagi.

1. Sampan Terbalik Dihantam Arus Sungai, Polisi dan Warga Cari Korban Tenggelam

Pencarian korban tenggelam di Sungai Tayan, Kabupaten Sanggau, Senin (8/4/2019).
Pencarian korban tenggelam di Sungai Tayan, Kabupaten Sanggau, Senin (8/4/2019). (TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA)

Dusun Tanduk B, Desa Melugai, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, dihebohkan dengan adanya peristiwa seorang warga tenggelam pada Sabtu (6/4/2019), sekitar pukul 23.00 WIB.

Belakangan diketahui warga  jadi korban tenggelam tersebut berinisial SFD (26). 

Korban SFD diduga tenggelam setelah sampan yang dibawanya terbalik hanyut terbawa arus.

Baca: Kronologi SFD Tenggelam Terseret Derasnya Arus Sungai, Pengakuan Teman Korban Dengar Benda Jatuh

Baca: BREAKING NEWS - Sampan Terbalik Dihantam Arus Sungai, Polisi dan Warga Cari Korban Tenggelam

Baca: Kronologi Korban Tenggelam di Aliran Sungai Taya Hilir Ditemukan Meninggal Dunia

Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Charles BN Karimar, saat dihubungi Tribunpontianak, Senin (8/4/2019), mengatakan sampan korban terbalik akibat derasnya aliran Sungai Tayan. Dusun Tanduk B, Desa Melugai, Kecamatan Tayan Hilir.

 Kapolsek mengungkapkan hingga saat ini korban belum ditemukan.

Lanjutnya, pihaknya saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap SFD.

“Sampai saat ini korban belum ditemukan. Upaya yang dilakukan warga setempat yang di bantu Bhabin Kamtibmas Polsek Tayan Hilir hingga saat ini belum membuahkan hasil, ” kata Iptu Charles BN Karimar dihubungi via telepon.

Charles mengungkapkan pencarian dilakukan warga sejak hari Sabtu lalu. BACA SELENGKAPNYA.......

2. Karolin Berkerudung Putih Saat Hadiri Tabligh Akbar di Landak Jadi Pusat Perhatian Warga

Tabligh Akbar Damai Indonesiaku dalam rangka menciptakan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk serta secara demokratis di Kabupaten Landak di Masjid Jami Keraton Ismahayana Landak, Minggu (7/4/2019).
Tabligh Akbar Damai Indonesiaku dalam rangka menciptakan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk serta secara demokratis di Kabupaten Landak di Masjid Jami Keraton Ismahayana Landak, Minggu (7/4/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFONS PARDOSI)

Tabliqh Akbar berbalut nuansa kebangsaan bertema Damai Indonesiaku sukses digelar di Masjid Jami Keraton Ismahayana Landak, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (7/4/2019).

Tabligh akbar Damai Indonesiaku digelar dalam rangka menciptakan Pemilu 2019 yang Damai, aman dan sejuk.

Kegiatan yang digagas Polres Landak bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga mendapat dukungan dari Forkopimda Landak.

Seni musik Marawis dan Lantunan pembacaan ayat sucu Al quran mengawali dibukanya secara resmi acara tabligh.

Baca: Tabligh Akbar Damai Indonesiaku, Karolin Ajak Umat Islam Jadi Pemilih Cerdas

Baca: RAMALAN ZODIAK Asmara Selasa 9 April 2019, Suasana Sentimental Aries, Situasi Menarik bagi Virgo

Baca: TERPOPULER - Siswi SMP Pontianak Dikeroyok, Prediksi Skor Tottenham Vs Man City, hingga Lucinta Luna

Pada moment tertentu, sekitar 500 umat peserta tabligh yang hadir dibuat terkesima dengan kehadiran Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa yang tampil anggun mengenakan kerudung putih.

"Cantek e...baru kali tok kamek miek Bupati kite bekerudung," ungkap satu di antara pengurus Masjid sambil tersenyum.

Sesuai random kegiatan, secara bergiliran Forkopimda menyampaikan kata sambutan yang pada intinya ajakan untuk bersama turut mensukseskan jalannya Pemilu 2019.

Dengan saling menjaga nilai toleransi, saling menghargai di atas keberagaman dan pilihan.BACA SELENGKAPNYA.......

3. Jatanras Amankan Pelaku Pengelapan Mobil Xenia Merah

Tersangka bersama barang bukti
Tersangka bersama barang bukti (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Seorang pemuda di duga kuat pelaku pengelapan mobil sejak bulan Juni 2018 di amankan anggota Satreskrim Polresta Pontianak‎ pada Jumat (5/4) malam kemarin.

Sementara mobil yang di gelapkan oleh pelaku yang berinisial MS alias GR (42) warga Desa Bengkarek Kec Sui Ambawang Kubu Raya ini di temukan di Sekadau.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni Ramli menuturkan pria berinisial MS alias GR ini di amankan oleh anggota Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak ‎ terkait laporan dari korban yakni Siska warga Jl. Beringin No. 32 02/10 Kel. Darat Sekip Kec. Pontianak Kota.

"MS alias GR di duga kuat pelaku pengelapan mobil Daihatsu Xenia Merah KB 1039 AH Tahun 2015 yang di pinjamnya dari korban sejak tanggal 10 Juni 2018"kata Husni pada Senin (8/4/2019).

Baca: Hasil LIDA 2019 Show Grup 1, Bagaimana Penampilan Kiki Riau, Beni Banten, Alif Kaltim & Puput Sulsel

Baca: Yovie Widianto Puji Ciri Khas Igan Andhika di Grand Final Rising Star Indonesia

Baca: Kalbar 24 Jam - Korban Kawin Kontrak, Tersangka Penggelapan Mobil,hingga Sandiaga Kampanye di Kalbar

Dikatakannya lagi," modus yang di lakukan pelaku yakni meminjam mobil korban dengan alasan mau Grab karena belum dapat pekerjaan namun hingga saat ini belum dikembalikan dan diketahui sudah pindah tangankan atau di gadaikan oleh pelaku,"kata Kasat Reskrim

Lanjutnya, setelah mendapatkan laporan dari korban, anggota unit Jatanras melakukan penyelidikan, akhirnya berbekal informasi masyarakat, mobil yang di ketahui milik korban berada di Kab. Sekadau kemudian anggota Jatanrasmelakukan kordinasi dengan Anggota Lidik Polres Sekadau.

"Akhirnya pada Jumat sore, mobil korban di ketahui ada di kawasan perkebunan kelapa sawit kab Sekadau, kemudian diamankan dan di bawa ke Mapolresta Pontianak untuk di jadikan barang bukti,"kata Husni. BACA SELENGKAPNYA.......

4. Adit Si Peraih Predikat Lulusan Terbaik Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Tanjungpura, IPK-nya Nyaris Sempurna

Adit (24) mendapat predikat Lulusan Terbaik pada saat Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura yang berlangsung di gedung Fakultas Kedokteran Untan, senin (8/4/2019).
Adit (24) mendapat predikat Lulusan Terbaik pada saat Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura yang berlangsung di gedung Fakultas Kedokteran Untan, senin (8/4/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri)

Adit (24) adalah wisudawan predikat Lulusan Terbaik pada saat Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura yang berlangsung di gedung Fakultas Kedokteran Untan, senin (8/4/2019).

Adit meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3. 94 dan menjadi lulusan terbaik perwakilan program studi pendidikan profesi apoteker Universitas Tanjungpura.

"Saya rasakan suasana hari ini sangat sakral dan hikmat, ini juga merupakan tahap awal sebelum masuk ke dunia kerja yang lebih lagi tantangannya," ujar Adit usai Melaksanakan Sumpah Apoteker bersama 31 apoteker lainnya.

Baca: Dr Aswandi Apresiasi Sumpah Apoteker Angkatan VIII Untan, Sarankan Tak Berorientasi PNS

Baca: Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Untan Berjalan Lancar

Perjuangan untuk meraih lulusan terbaik tidaklah mudah, Adit lulusan SMA 4 Pontianak jurusan IPS dan beda dari teman lain yang memang dari jurusan IPA saat mengambil jurusan Farmasi.

Namun ia ingin membuktikan kalau di IPS tidak hanya bisa dibidang IPS saja. Intinya mau dibidang apapun asal dibarengi dengan niat, doa , dan usaha serta yakin bahwa itu bisa terjadi.

"Inti nya mau belajar dan terus berusaha," ucapnya. BACA SELENGKAPNYA.......

5. Siswi SMP Pontianak Dikeroyok Brutal 12 Murid SMA! Masalah Asmara & Buntut Komentar di Media Sosial

Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, Eka Nurhayati Ishak (tengah) memberikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers di kantor KPPAD Kalbar, Jalan Da Hadi, Pontianak, Senin (8/4/2019). Seorang siswi SMP menjadi korban pengeroyokan diduga 12 siswi SMA beberapa hari lalu di Pontianak.
Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, Eka Nurhayati Ishak (tengah) memberikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers di kantor KPPAD Kalbar, Jalan Da Hadi, Pontianak, Senin (8/4/2019). Seorang siswi SMP menjadi korban pengeroyokan diduga 12 siswi SMA beberapa hari lalu di Pontianak. (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)

Dunia pendidikan Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), tercoreng.

Seorang siswi SMP menjadi korban pengeroyokan murid SMA.

Korban kini tengah menjalani perawatan.

Kasus tersebut juga telah ditangani pihak kepolisian setempat dan terus dikembangkan dalam proses penyelidikannya.

Menurut Kanit PPA Polresta Pontianak, Iptu Inayatun Nurhasanah pihaknya baru saja menerima  limpahan berkas dari Polsek Pontianak Selatan.

Baca: Siswi SMP Pontianak Dikeroyok Brutal 12 Murid SMA! Masalah Asmara & Buntut Komentar di Media Sosial

Baca: Kasus Pengeroyokan Siswi SMP, Pengamat Pendidikan Sasar Moral dan Karakter

Baca: Kronologi Kasus Penganiayaan Siswa SMP Oleh 12 Pelajar SMA, Mulai Dari Penjemputan Dirumah

Baca: 12 Pelajar SMA Aniaya Siswi SMP, Eka: Pendidikan di Kota Pontianak Tercoreng

"Kita baru saja mendapatkan limpahan berkasnya," ucap Nurhasah saat diwawancarai, Senin (8/4/2019).

Lanjut disampaikannya dalam proses pengembangan kasus ini akan memanggil pihak orangtua korban. 

"Kita akan panggil orangtua korban," pungkas Inayatun.BACA SELENGKAPNYA.......

Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved