Tenggelam di Sungai Tayan

Kronologi SFD Tenggelam Terseret Derasnya Arus Sungai, Pengakuan Teman Korban Dengar Benda Jatuh

Teman sempat mencegah agar tak pergi namun korban tetap memaksakan kehendak. Tidak lama kemudian HRM mendengar ada suara seperti benda jatuh ke air

Kronologi SFD Tenggelam Terseret Derasnya Arus Sungai, Pengakuan Teman Korban Dengar Benda Jatuh
Ilustrasi 

Kronologi SFD Tenggelam Terseret Derasnya Arus Sungai, Pengakuan Teman Korban Dengar Benda Jatuh 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Charles BN Karimar menjelaskan kronologis SFD (26) yang diduga tenggelam di Sungai Tayan, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalbar, pada Sabtu (6/4/2019) sekitar pukul 23.00 Wib. 

SFD, warga Dusun Tanduk B, Desa Melugai, diduga tenggelam setelah sampan yang dibawanya terbalik dan hanyut terbawa arus karena derasnya air di Aliran Sungai Tayan.

Baca: BREAKING NEWS - Sampan Terbalik Dihantam Arus Sungai, Polisi dan Warga Cari Korban Tenggelam

“Sekira pukul 17.00 Wib korban bersama saksi (HRM) berangkat memancing dengan menggunakan perahu masing-masing," kata Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Charles kepada Tribunpontianak, Senin (8/4/2019).

"Kemudian korban dan saksi memasang takut di tepian sungai,” katanya, Senin (8/4/2019).

Kemudian korban, SFD dan saksi HRM kembali ke tepi sungai dan istirahat di pondok milik SFD.

Baca: Sempat Dilarang Kakek Mandi di Sungai, Gadis Kecil Usia 8 Tahun Tewas Tenggelam

Setelah selesai makan, korban memberitahu ke HRM hendak mengikat karung goni yang berisikan kulat getah di seberang sungai.

“Teman sempat mencegah agar tak pergi namun korban tetap memaksakan kehendak. Tidak lama kemudian HRM mendengar ada suara seperti benda jatuh ke air," kata Charles mengutip keterangand ari HRM.

HRM kemudian bergegas pergi ke tepi sungai dan didapati korban sudah tidak berada di sampan.

Baca: Dihantam Ombak, Perahu yang Angkut 8 Calon Siswa Polri Tenggelam di Teluk Bintuni

"Sampan dalam keadaan terbalik hanyut terbawa arus,” ungkap Charles.

Kemudian, lanjut Kapolsek, saksi mencoba untuk menyelamatkan korban namun terkendala derasnya arus air Sungai Tayan.

"Teman korban memutuskan kembali ke tepi dan memberitahu warga setempat untuk meminta bantuan mencari korban SFD," beber Kapolsek. (*)

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved