Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Untan Berjalan Lancar

Pendidikan Apoteker melakukan Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran

Penulis: Anggita Putri | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Foto bersama para jajaran Dosen Universitas Tanjungpura bersama para Apoteker usai pengambilan sumpah apoteker ke VIII yang berlangsung di gedung Fakultas Kedokteran Untan, senin (8/4/2019). 

Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Untan Berjalan Lancar

PONTIANAK - Pendidikan Apoteker melakukan Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.

Pengambilan Sumpah Apoteker ini diikuti oleh 31 orang mahasiswa yang terdiri dari 8 orang laki-laki dan 23 perempuan yan akan di wisuda pada April ini.

Hadir pula para orang tua yang menemani para putra putrinya dalam pengambilan sumpah jabatan apoteker yang berlangsung di gedung Fakultas Kedokteran Untan, senin (8/4/2019).

Overclocking (OC) Andhi Farruroji mengatakan pada saat pengambilan sumpah jabatan apoteker berjalan lancar.

Ia juga menyampaikan banyak terimakasih kepada banyak pihak atas dukungan selama ini mulai dari masyrakat, dari instansi kesehatan dan juga para orang tua.

Untuk mahasiswa yang mengikuti sumpah Apoteker dibanding tahun lalu jumlahnya staknan dan masih sama lulus 100 persen.

"Jumlahnya kurang lebih sama tetapi memang pada semester ganjil lulusan lebih banyak dibandingkan semester genap," ujarnya.

Baca: HMI Dukung Bawaslu Tangani Penindakan Pelanggaran

Baca: Edi Kamtono: Damkar Selayaknya Berdiri sebagai Dinas

Baca: Albertus Nilai Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Sesuai Undang-Undang

Baca: Aloysius Sampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Sekadau Akhir Tahun 2018

Andhi mengatakan pada pendidikan apoteker mencoba mengevaluasi dari sudut pandang kurikulum yaitu dibuat lebih standar, kemudian jika hasil evaluasi try out ternyata kurang memuaskan akan di genjot lagi supaya bisa lulus 100 persen.

"TO menjadi gambaran bagaimana Uji kompetensinya nanti," ucapnya.

Bagi mereka yang telah mengikuti sumpah apoteker untuk selalu menjaga nama institusi kemudian menjaga nama organisasi profesi.

"Sejauh ini belum ada penghargaan dari fakultas. namun kedepannya akan ada penghargaan walaupun hanya dalam bentuk sertifikat atau rencana kedepan menawarkan lulusan kita itu ke tempat stake holder terutama tempat kerja," ujarnya.

Penawaran kerja masih dengan Pedoman Disiplin Apoteker Indonesia (PDAI) , dan rata-rata mereka yang sudah menunggu selama dua bulan berjeda usai selesai dan menunggu pengambilan sumpah apoteker sudah banyak yang diterima kerja sambil menunggu sumpah jabatan.

Andhi berpesan agar mereka selalu menjaga nama baik institusi dan menjaga nama baik profesi kemudian tidak lupa untuk mengupgrade diri.

Pada waktu dekat ini juga akan ada kriteria untuk apoteker. Jadi ada Advance Learning Apoteker dan nanti ada level nya dalam rangka meningkatkan kompetensi. Seperti dari kompetensi dasar ke kompetensi advance level 1, 2 dan 3 di tingkat profesi.

"Semoga kedepannya kami menjadi lebih baik karena pada bulan Juli tahun ini kami akan mengadakan uji kompetensi ujian metode Overclocking(OC) untuk yang pertama pada ujian parmatik harapannya bisa lulus 100 persen.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved