Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Sampan Terbalik, Pelaku Pengelapan Mobil Diamankan, hingga Siswi SMP Dikeroyok

Iptu Charles BN Karimar, saat dihubungi Tribunpontianak, Senin (8/4/2019), mengatakan sampan korban terbalik akibat derasnya aliran Sungai Tayan

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
Pencarian korban tenggelam di Sungai Tayan, Kabupaten Sanggau, Senin (8/4/2019). 

4. Adit Si Peraih Predikat Lulusan Terbaik Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Tanjungpura, IPK-nya Nyaris Sempurna

Adit (24) mendapat predikat Lulusan Terbaik pada saat Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura yang berlangsung di gedung Fakultas Kedokteran Untan, senin (8/4/2019).
Adit (24) mendapat predikat Lulusan Terbaik pada saat Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura yang berlangsung di gedung Fakultas Kedokteran Untan, senin (8/4/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri)

Adit (24) adalah wisudawan predikat Lulusan Terbaik pada saat Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura yang berlangsung di gedung Fakultas Kedokteran Untan, senin (8/4/2019).

Adit meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3. 94 dan menjadi lulusan terbaik perwakilan program studi pendidikan profesi apoteker Universitas Tanjungpura.

"Saya rasakan suasana hari ini sangat sakral dan hikmat, ini juga merupakan tahap awal sebelum masuk ke dunia kerja yang lebih lagi tantangannya," ujar Adit usai Melaksanakan Sumpah Apoteker bersama 31 apoteker lainnya.

Baca: Dr Aswandi Apresiasi Sumpah Apoteker Angkatan VIII Untan, Sarankan Tak Berorientasi PNS

Baca: Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan VIII Untan Berjalan Lancar

Perjuangan untuk meraih lulusan terbaik tidaklah mudah, Adit lulusan SMA 4 Pontianak jurusan IPS dan beda dari teman lain yang memang dari jurusan IPA saat mengambil jurusan Farmasi.

Namun ia ingin membuktikan kalau di IPS tidak hanya bisa dibidang IPS saja. Intinya mau dibidang apapun asal dibarengi dengan niat, doa , dan usaha serta yakin bahwa itu bisa terjadi.

"Inti nya mau belajar dan terus berusaha," ucapnya. BACA SELENGKAPNYA.......

5. Siswi SMP Pontianak Dikeroyok Brutal 12 Murid SMA! Masalah Asmara & Buntut Komentar di Media Sosial

Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, Eka Nurhayati Ishak (tengah) memberikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers di kantor KPPAD Kalbar, Jalan Da Hadi, Pontianak, Senin (8/4/2019). Seorang siswi SMP menjadi korban pengeroyokan diduga 12 siswi SMA beberapa hari lalu di Pontianak.
Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, Eka Nurhayati Ishak (tengah) memberikan keterangan kepada awak media dalam konferensi pers di kantor KPPAD Kalbar, Jalan Da Hadi, Pontianak, Senin (8/4/2019). Seorang siswi SMP menjadi korban pengeroyokan diduga 12 siswi SMA beberapa hari lalu di Pontianak. (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)

Dunia pendidikan Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), tercoreng.

Seorang siswi SMP menjadi korban pengeroyokan murid SMA.

Korban kini tengah menjalani perawatan.

Kasus tersebut juga telah ditangani pihak kepolisian setempat dan terus dikembangkan dalam proses penyelidikannya.

Menurut Kanit PPA Polresta Pontianak, Iptu Inayatun Nurhasanah pihaknya baru saja menerima  limpahan berkas dari Polsek Pontianak Selatan.

Baca: Siswi SMP Pontianak Dikeroyok Brutal 12 Murid SMA! Masalah Asmara & Buntut Komentar di Media Sosial

Baca: Kasus Pengeroyokan Siswi SMP, Pengamat Pendidikan Sasar Moral dan Karakter

Baca: Kronologi Kasus Penganiayaan Siswa SMP Oleh 12 Pelajar SMA, Mulai Dari Penjemputan Dirumah

Baca: 12 Pelajar SMA Aniaya Siswi SMP, Eka: Pendidikan di Kota Pontianak Tercoreng

"Kita baru saja mendapatkan limpahan berkasnya," ucap Nurhasah saat diwawancarai, Senin (8/4/2019).

Lanjut disampaikannya dalam proses pengembangan kasus ini akan memanggil pihak orangtua korban. 

"Kita akan panggil orangtua korban," pungkas Inayatun.BACA SELENGKAPNYA.......

Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved