Fakta TVOne

Fakta TVOne, Jubir BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Sebut Teguran Prabowo ke Penonton Bukti Keseriusan

"Gak boleh dibuat main-main. Datanya jangan asal-asal apalagi ABS (Asal bapak Senang_red) dan sebagainya.Itu yang selalu jadi catatan dari Pak Prabowo

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jimmi Abraham
ISTIMEWA/TRIBUN WOW
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak 

Bagaimana mungkin pemerintahan kita bisa kuat dan mendapat kepercayaan dari masyarakat, jika praktik birokrasi pejabat ada jual beli jabatan. 

"Kuncinya bukan sistem e-government segala macam. Tapi, kalau jual beli jabatan masih terjadi dan praktek moral hajad penyimpangan masih terjadi. Itu gak ada artinya e-government dan macam-macam. Tergantung, A Man Behind The Gun," tuturnya.

Dahnil membantah tuduhan Prabowo pro khilafah. Tuduhan itu merupakan keliru. 

Dalam debat Pilpres keempat, Prabowo mengingatkan semua pihak agar berhenti menyuarakan narasi pecah belah.

Prabowo tidak ingin jangan sampai apa yang disampaikan dalam pidato tidak sesuai dengan lakunya.

Baca: Asal Punya e KTP Kubu Raya, Berobat di Puskesmas Gratis

Baca: Bilal: FPI Singkawang Tak Terlibat Pada Kegiatan Singkawang Bersholawat

Baca: Terkait Laka Maut Driver Ojol, Ini Kadishub Pontianak

"Itu yang diingatkan oleh Pak Prabowo. Jangan sampai kita mengklaim Pancasila, tapi lakunya tidak pancasilais. Selama ini, narasi yang diproduksi adalah narasi perpecahan. Itu yang sekarang dirasakan Pak Prabowo," ujar Dahnil.

Pada debat Pilpres keempat, kata Dahnil, Prabowo nyaris tidak mendapat banyak dapat briefing dari tim.

Apa yang dilontarkan saat debat merupakan murni gagasan Prabowo.

Dahnil menilai Prabowo adalah sosok dalang, bukan wayang. 

"Kata Pak Prabowo. Pemimpin harus sepenuhnya jadi dalang. Pemimpin tidak boleh jadi wayang. Tema debat keempat, Pak Prabowo banget. Bahkan, kami yang banyak diajarin," timpal dia.

Untuk persiapan debat kelima, Dahnil yakin Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saling melengkapi. BPN menyebut keduanya duo dynamic. Tentunya, Prabowo-Sandi akan bagi tugas masing-masing.

Baca: Tabrakan dengan Mobil Tronton, Driver Grab Tewas

Baca: VIDEO: Antusiasme Masyarakat Sambut Sandi Uno di GOR Pangsuma, Hingga Ada Yang Pingsan

Baca: Kembangkan Padi Hitam dari Kelompok Tani Leboi Mekar

"Kita berharap keduanya itu seperti dwitunggal kontemporer. Kita yakin menang dan survey internal kami menunjukkan bisa menang 60 persen," tukasnya. 

Program Fakta TVOne mengangkat tema "Debat Capres Keempat: Siapa Paling Memikat?" saat edisi Senin (01/04/2019) malam WIB.

Beberapa narasumber menyampaikan pandangannya terhadap Debat Capres Keempat Pemilu 2019 yang diselenggarakan pada Sabtu (30/03/2019) malam WIB.

Mulai dari Joko Widodo, Prabowo Subianto, Moeldoko, JS Suryo Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, Yenny Wahid, Hanif Dhakiri dan Eddy Soeparno. (*)

Berikut cuplikan video wawancara Dahnil Anzar Simanjuntak dalam Program Fakta TVOne, Senin (01/04/2019) malam WIB :

Lebih dekat dengan kami, follow akun Instagram (IG) Tribun Pontianak : 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved