Pilpres 2019
Besok Pagi Pukul 07.30 WIB, Puluhan Ribu Massa Siap Sambut Sandiaga Uno Kampanye di GOR Pangsuma
Sementara itu, target massa yang terlibat diperkirakan mencapai 50.000 orang.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jimmi Abraham
Besok Pagi Pukul 07.30 WIB, Puluhan Ribu Massa Siap Sambut Sandiaga Uno Kampanye di GOR Pangsuma
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno dijadwalkan gelar kampanye nasional di GOR Pangsuma Pontianak, Jalan Ahmad Yani 1 Pontianak, Selasa (02/04/2019) mulai pukul 07.30 WIB.
Kampanye terbuka akan dihadiri koalisi partai politik seperti Gerindra, PKS, PAN, Demokrat dan Partai Berkarya.
Selain itu, kampanye akan diramaikan oleh para relawan, emak-emak dan millenial.
Baca: LIVE Rising Star Indonesia, Siapa Kontestan dapat Vote dari Rossa, Ariel, Judika & Yovie? Ayo Dukung
Baca: PREDIKSI Score Arsenal Vs Newcastle Liga Inggris Nanti Malam, Laga Penentuan Posisi di Klasemen
Baca: JADWAL Lengkap MotoGP Amerika 2019 - Performa Marc Marquez hingga Ancaman Valentino Rossi
Kedatangan Sandiaga Uno merupakan puncak dari kampanye akbar di Kalbar.
Panitia menargetkan sekitar 12.500 orang meramaikan kampanye di dalam GOR Pangsuma.
Sementara itu, target massa yang terlibat diperkirakan mencapai 50.000 orang.
Ketua Panitia Kampanye Nasional Prabowo-Sandi di Kalbar, Denia Yuniarti Abdussamad menerangkan jika Sandi landing di Pontianak perjalanan dari Makassar pukul 09.00 WIB, maka langsung menuju ke Gor Pangsuma.
Denia juga menimpali kemungkinan ada konvoi para relawan dari bandara menuju Gor Pangsuma.
Baca: Pemuda Dayak Mempawah Deklarasi Tidak Golput di Anjungan
Baca: Apresiasi Cipta Kondisi Polda Kalbar, Yakobus Kumis: Agar Pemilu Berjalan Lancar
Baca: Paparkan LKPJ Dihadapan DPRD Landak, Karolin: Pencaaian PAD 94,20 Persen
"Kami sudah berpengalaman saat menghandle kedatangan bapk sebelumnya, jadi kami sudah tau standar yang diinginkan dari beliau, dari tim Cawapres ada SOP khusus untuk berkomunikasi dengan konstituen," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Sekreteriat BPP 02 Jalan Reformasi Pontianak, belum lama ini.
Pihaknya baru mendapat konfirmasi tanggal kedatangan Bang Sandi sekitar empat hari yang lalu atau Minggu (24/03/2019).
Sandi menyampaikan permintaan khusus ingin kampanye nasional bersifat tematik dan lokasi tertutup venue indoor.
"Karena beliau karakternya ingin lebih dekat dengan rakyat," tuturnya.
"Disana akan banyak melakukan kejutan-kejutan dan tadi siang kami sudah melakukan konsolidasi memanggil seluruh unsur relawan dan kami sebagai yang diamanatkan menjadi panitia dan BPP sangat berbangga hati rakyat hendak menyambut Bang Sandi," tandasnya.
Baca: VIDEO: Kegiatan The Gade Clean and Gold PT Pegadaian Area Pontianak
Baca: FOTO: Berani Lawan Penjahat, Kapolda Beri Penghargaan Alia Febria
Baca: Penghargaan Bagi Mohammad Natsir, MUI Usulkan 3 April Jadi Hari NKRI, Siapa Mohammad Natsir?
Yakin Menang 56 Persen Suara
Ketua Badan Pemenangan Provinsi Prabowo-Sandi di Kalbar, Suriansyah yakin akan menang 56 persen pemilu 2019, hal ini juga karena didukung dengan kedatangan Cawapres Sandi Uno pada Selasa (02/04/2019) nantinya.
"Kami tentunya sangat berbahagia sekali dari Badan Pemenangan Provinsi Prabowo-Sandi dan seluruh relawan karena akan hadirnya Pak Sandiaga Uno di Kalbar. Ini sudah yang kedua kalinya dan tentu ini akan menguatkan tekad kami untuk memperjuangkan paslon nomor dua untuk memenangkan Pilpres di Kalbar," ujarnya, belum lama ini.
Suriansyah mengungkapkan jika pihaknya telah mempunyai data akurat terkait Pilpres 2019 di Kalbar, terlebih terbukti saat antusiasme masyarakat menyambut kedatangan Prabowo belum lama ini.
"Dan kami yakin paslon 02 bisa menang di Kalbar tentu karena kami punya data yang akurat, kita lihat sendiri gambaran ketika Pak Prabowo datang, dengan tanpa bayaran, tanpa konsumsi dan tanpa baju, semua menunjukan antusiasme yang ikhlas yang murni," timpalnya.
Ia pun mengungkapkan, jika kedatangan mantan Wagub DKI Jakarta tersebut akan dihadiri 45 relawan Prabowo-Sandi yang ada di Kalbar termasuk simpatisan serta seluruh masyarakat Kalbar.
"Kami menargetkan 56 persen, untuk yang kami anggap masih perlu perjuangan keras di Landak, Bengkayang, Sanggau dan Sintang saja, sedangkan yang lainnya kami yakin menang, jadi perolehan kami 56 persen," kata Suriansyah.
Sebelumnya, Sekretaris BPP Prabowo-Sandi di Kalbar, M. Rizal menerangkan jika pihaknya juga telah mengurus STTP.
"Dalam dua, tiga hari ini kita akan urus semua perizinannya. STTP dari Kepolisian yang akan ditembuskan ke KPU dan Bawaslu," tukas Suriansyah.
Bukan Kali Pertama ke Pontianak
Sebelum kampanye terbuka kali ini, Sandiaga Salahudin Uno pernah berkunjung ke Kota Pontianak beberapa waktu lalu.
Sandiaga Salahuddin Uno tiba di Keraton Kadriyah Kota Pontianak, Rabu (19/9/2018) pagi.
Saat itu, status Sandiaga Uno masih Bakal Cawapres.
Menggunakan baju khas Melayu bewarna kuning keemasan, Sandi Uno disambut langsung oleh Sultan Pontianak, Sultan Syarief Melvin Alqadrie.
Sultan Pontianak pun langsung membawa Mantan Wagub DKI Jakarta ini untuk meninjau foto-foto serta beberapa sejarah yang terpajang di dinding Istana Kadriyah Pontianak.
"Alhamdulillah beliau sampai juga di Istana kesultana Pontianak, Istana Kadriyah, semoga dengan kedatangan beliau juga bisa menduduki Istana Negara," ungkap Sultan Pontianak, Sy Melvin Alqadrie yang disambut 'amin' oleh emak-emak maupun masyarakat yang hadir.
Selain itu, Melvin Alqadrie juga mengharapkan agar ketika Sandi Uno terpilih dapat memperjuangkan perubahan nama Bandara menjadi Sultan Syarief Abdurahman Alqadrie serta pengakuan pembuatan lambang negara oleh Sultan Hamid II.

"Ketika bapak Insyallah duduk menjadi Wapres RI, saya berharap, perhatikan tempat budaya di Kalbar, dan lebih khusus Bandara Supadio yang sekian lama kita berjuang, mudah-mudahan kedatangan berikutnya mendarat di Bandara Sultan Syarief Abdurahman Alqadrie. Kemudian juga lambang negara yang dirancang Sultan Hamid II, mudah-mudahan dengan terpilih Wapres RI bisa memperjuangkan pengakuan Republik Indonesia terkait lambang negara dari keluarga besar Kesultanan Pontianak," ungkapnya.
"Insya Allah Kalbar, khususnya Kota Pontianak akan mendukung penuh Bapak menjadi Wapres di Pilpres yang akan datang," timpal Sultan.
Sultan pun berharap, agar dengan kedatangan emak-emak benar untuk mendukung Sandiaga Salahuddin Uno di Pontianak. "Mari satukan tekad untuk Bapak Sandiaga Uno," kata Sultan.
Bang Sandi, sapaan akrab Sandiaga Salahuddin Uno juga mendapat cindremata dari Sultan Sy Melvin berupa peci warna hitam dengan motiv kuning keemasan serta sebuah lencana.
Teriakan "Bang Sandi" pun menyeruak ketika Sandi Uno tersenyum dan menyapa kaum emak-emak yang hadir.
Sapa Emak-Emak
Sandiaga Salahuddin Uno menyapa kaum emak-emak maupun masyarakat yang ada di Istana Kadriyah Pontianak.
"Salam sejahtera bagi kita semua, sehat semuanya? Sehat semuanya? Alhamdulillah," kata Sandi mengawali sapa pada masyarakat di Istana Kadriyah Pontianak, Rabu (19/09/2018).
"Ibuu, Buu, buu, mana suaranya emak-emak bersatu, mana suaranya partai emak-emak bersatu?," timpal Sandi
Sandi Uno pun bersyukur karena telah diterima dengan baik dan luar biasa dari pihak Istana Kesultanan Kadriyah Pontianak.
"Buat saya luar biasa silaturahim ke sini diterima Sultan Syarief Melvin Alqadrie," katanya.
Mantan Wagub DKI Jakarta ini pun menuturkan akan memperjuangkan pengakuan Sultan Hamid II oleh Negara jika dirinya terpilih jadi Wakil Presiden.
"Jika saya diberi amanah, Insyallah negara mengakui Sultan Hamid II adalah pencipta lambang negara kita yakni Garuda Pancasila dan kita harus mengakuinya," ujarnya.
"Bersatu siap, berkampanye yang sejuk siap?," Ajaknya.
Lirik Potensi Ekonomi Kalbar
Bakal Cawapres RI, Sandiaga Salahuddin Uno melirik potensi ekonomi dan jenis usaha yang ada di Kalbar.
Menurutnya, jenis usaha yang paling gampang sekarang booming ialah kuliner, ada fashion, ekonomi kreatif dan berbasis pariwisata.
"Kita lihat bagaimana warisan budaya kita, Istana Sultan Pontianak jika dikemas dengan baik, akan menjadi tarik wisata dan dipadukan dengan wisata sungai, menurut saya itu yang akan membangun seperti Bangkok, ada kemungkinan untuk kuliner juga berkembang, saya sempat ke Pasar Tengah yang disebut sebagai Pasar Pusat Perbelanjaan Kapuas Tengah itu banyak keluhan dari masyarakat bahan pokok yang naik, komoditas turun tapi daya beli masih ada, jadi ini isinya kesempatan anak muda untuk berwirausaha dan buka lapangan kerja sebesar-besarnya," ungkapnya, Rabu (19/09/2018) kemarin.
Sandi pun menilai, guna meningkat Ekonomi di Kalbar bisa dilakukan dengan membangun industri untuk komoditas yang ada.
"Di Kalbar yang kita soroti punya potensi, namun industrinya belum terbangun. Jadi satu diantara alasan kenapa harga komoditas turun seperti karet, sawit karena belum bisa menghasilkan produk turunan, seperti sawit dan karet tetap bisa diandalkan, kita harus melakukan reorientasi agar dapat meningkatkan dalam membuka lapangan kerja," tuturnya.
Terkesan Kota Pontianak
Balon Wakil Presiden Nomor Urut 2, Sandiaga Sholahuddin Uno, menuliskan kesan-kesannya tentang Kota Pontianak.
Pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 itu, sebelumnya memang mengunjungi Pontianak bertemu dengan para pendukungnya.
Termasuk menularkan spirit wirausaha kepada generasi millenials.
Sandiaga Uno juga menghadiri serangkaian kegiatan yang digelar Kesultanan Pontianak.
Terkait dengan kunjungannya tersebut, Sandi yang memutuskan berhenti dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini, memuat cuitan di akun Twitter miliknya, @sandiuno.
Rupanya saat mengunjungi Pasar Tengah Pontianak, ia mendapat kejutan dari seorang warga.
“Kemarin saat di Dermaga Pasar Tengah Pontianak, ada seorang warga menemui saya yang bernama Mas Aan dengan memberikan selembar uang 100 ribu,” tulis Sandi.
Ia juga menyertakan video tentang pemberian uang tersebut.
Dalam video itu, warga yang disebut sebagai Mas Aan, dan sejumlah warga lainnya berharap tentang lapangan pekerjaan yang lebih baik kepada Sandi.
Sandi juga mengatakan, uang tersebut akan diberikan kembali kepada mereka yang membutuhkan.
“Uang ini menurut Mas Aan merupakan simbol partisipasi dan amanat dari rakyat terhadap permasalahan ekonomi saat ini. Beliau menitipkan pesan agar harga-harga bahan pokok ke depannya dapat stabil dan lapangan pekerjaan dapat tercipta,” tulis Sandi.
Sandi juga mengunggah foto-foto dirinya sedang bersama warga saat mengunjungi Pasar Tengah dan Pasar Kapuas Besar Pontianak.
“Di Pasar Besar Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, saya berdialog dengan para pedagang pasar yang sedang berjualan,” tulisnya.
“Setiap kali saya mengunjungi pasar di daerah-daerah, keluhan mereka sama yaitu harga sembako terus meroket sedangkan daya beli masyarakat menurun,” tulis Sandi lagi.
Ia pun menegaskan, biaya hidup yang lebih terjangkau untuk rakyat menjadi konsentrasinya bersama Calon Presiden Prabowo Subianto.
“Ini merupakan cita-cita saya dan Pak @prabowo untuk masyarakat Indonesia, bagaimana seluruh masyarakat berhak untuk merasakan adanya biaya hidup yang lebih terjangkau, stabil, serta tersedia banyak lapangan kerja untuk masyarakat Indonesia,” tulisnya.
“Daya beli masyarakat yang dikeluhkan para pedagang ini harus bisa diantisipasi dengan peningkatan kesejahteraan melalui penciptaan lapangan kerja dan pengentasan pengangguran,” tulis Sandi lagi.
Tidak hanya menyoroti persoalan ekonomi kerakyatan, rupanya Sandi juga melihat peluang di sekitar Sungai Kapuas, yang menjadi sungai terpanjang.
“Sungai Kapuas yang saya lewati dinilai sangat berpotensi sebagai tempat wisata ke depan, bila sudah terbangun tempat-tempat pariwisata di sana dan dikembangkan InsyaAllah lapangan kerja akan lebih banyak tercipta bagi masyarakat di Pontianak,” tulisnya.
Sandi memang sempat menjajal Sungai Kapuas saat hendak menunu Keraton Kadriah Kesultanan Pontianak, untuk menghadiri undangan dari Sultan Pontianak Sy Melvin Alkadri.
“Sultan menyambut kami dengan hangat, serta nuansa adat yang kental membuat suasana persatuan semakin kuat. Selain membicarakan sejarah dan silsilah dari Kesultanan Pontianak kamipun berdialog tentang kondisi perekonomian masyarakat,” tulis Sandi lagi.
Menurutnya, ada beberapa masukan.
Salah satunya adalah pengembangan budaya di Kalimantan Barat.
Khususnya Pontianak sebagai tempat pariwisata yang bertaraf internasional sehingga mampu menggerakan dan memberdayakan warga masyarakat sekitar.
“Pontianak, salah satu kota yang di lintasi garis khatulistiwa ini merupakan wilayah Indonesia yang sangat strategis dan potensial. Dengan mengenakan baju khas melayu, saya melangkah menuju Keraton Kadariah untuk mengikuti serangkaian prosesi adat Pontianak,” tulis Sandi. (Ridho Panji Pradana)