Berhutang Puluhan Juta, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Narkoba

Irjen Didi Haryono, memimpin langsung Press Conferens Pengungkapan Narkotika di wilayah Hukum Polda Kalbar bersama BNN

Berhutang Puluhan Juta, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono menggelar konferensi pers pengungkapan tindak pidana narkoba di Mapolda Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (13/3/2019) pagi. Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalbar berhasil mengungkap tindak pidana narkotika 4 Kg sabu yang menjerat 5 orang yang menjadi pelaku. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Berhutang Puluhan Juta, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Narkoba

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono, memimpin langsung Press Conferens Pengungkapan Narkotika di wilayah Hukum Polda Kalbar bersama BNN, Provinsi Kalimantan Barat. Rabu (13/3/2019).

Terdapat Sekitar 4 kg barang bukti jenis Shabu dan Ratusan butir pil Ekstasi yang berjajar di meja Press Conferens, yang merupakan barang bukti dari pengungkapan Polda Kalbar bersama dengan BNN Provinsi Kalimantan Barat.

10 orang tersangka ini diamankan dari beberapa TKP yang berbeda.

MK, satu di antara tersangka yang di amankan BNN provinsi Kalimantan barat karena menjadi kurir Narkoba jenis ekstasi mengaku merasa menyesal.

MK di amankan bersama dengan 532 butir Pil Ekstasi, yang di akuinya barang tersebut berasal dari Malaysia, namun ia tak mengetahui siapa pengirim barang tersebut.

Baca: Kapolda Kalbar: 4 Kg Sabu Selamatkan 32 Ribu Jiwa

Baca: Delegasi Dari Malang Ikut Musyawarah Wilayah ke-1 IMABSI di IKIP PGRI Pontianak

Baca: IKIP PGRI Pontianak Jadi Tuan Rumah Musyawarah Wilayah ke-1 IMABSII Wilayah III Kalimantan

Baca: Jadi Ajudan Presiden RI, Sy Fitriansyah Bangga Bisa Harumkan Nama Kalbar

Karena tuntutan ekonomi, MK yang mengaku memiliki hutang lebih dari 60 Juta inipun akhirnya menyetujui ajakan dari sang teman satu kampungnya untuk menjadi kurir Narkoba.

Ia mengaku sadar bahwa hal yang dilakukannya ini salah, namun enggan iming - iming uang sebesar 15 juta rupiah bila berhasil membawa paket hingga tempat tujuan, akhirnya MK pun nekat menjadi kurir Ekstasi ini agar bisa mencicil hutangnya walaupun melalui jalan yang salah.

"Jadi kurir baru pertama kali ini, saya di janjikan 15 juta kalau berhasil,"ungkapnya.

"Saya ada utang, 60 juta lebih, untuk saya bangun rumah dulu,,"ucapnya sembari tertunduk lesu.

Saat ini, MK mengaku sangat menyesal, sejak pertama kali di tangkap hingga saat ini, belum ada satu anggota keluarga nya pun yang menjenguknya di tahanan.

Sementara itu, diakuinya juga keluarga nya tentang dirinya yang telah di tahan karena kasus peredaran Narkoba.

"Keluarga Ndak tau saya jadi kerja ini, tapi keluarga udah tau kalau saya ketangkap,"ujar pria beranak satu itu.

Penulis: Ferryanto
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved