Revolusi Industri 4.0, Midji: Siapkan SDM Tanpa Mengubah Karakter Dasar

Pemerintah saat ini terus membahas soal industri generasi ke-empat atau industri 4.0. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah meresmikan peta

Revolusi Industri 4.0, Midji: Siapkan SDM Tanpa Mengubah Karakter Dasar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Gubernur Kalbar H Sutarmidji saat diwawancarai awak media usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Bupati-Wakil Bupati Kubu Raya masa jabatan 2019-2024 Muda Mahendrawan-Sujiwo dan Bupati-Wakil Bupati Sanggau masa jabatan 2019-2024 Paulos Hadi-Yohanes Ontot (PH-YO) di Pendopo Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani 1 Kota Pontianak, Minggu (17/2/2019). 

Revolusi Industri 4.0, Midji: Siapkan SDM Tanpa Mengubah Karakter Dasar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Pemerintah saat ini terus membahas soal industri generasi ke-empat atau industri 4.0. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah meresmikan peta jalan atau roadmap yang disebut Making Indonesia 4.0.

Melalui roadmap itu diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global, serta dapat menjadikan Indonesia sebagai 10 besar ekonomi dunia di 2030.

Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji menerangkan seiring dengan berkembangnya Revolusi Industri 4.0, pada zaman sekarang masyarakat bersaing dengan kecepatan dan komputerisasi atau digitalisasi.

Baca: Soal Ekonomi Digital, Midji Sebut Kecepatan Jadi Tantangan Besar di Masa Depan

Baca: Speed Up Ekonomi Digital di Kalbar, Jeno Minta Pemerintah Siapkan Data

Baca: Prediksi Persib Bandung Vs PS Tira di Piala Presiden 2019, Head to Head dan Hasil Akhir

Midji sapaannya meminta masyarakat terutama di Kalbar untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar bisa bersaing dengan lainnya, serta memiliki kemampuan dan mampu mengikuti persaingan di Revolusi Industri 4.0. 

"Kita harus siapkan SDM-nya dalam revolusi industri 4.0 yang mampu mengikuti dan bersaing serta mengimplementasikan itu. Tapi, tidak mengubah karakter dasar," ujarnya, Senin (25/2/2019).

Menurut dia, jika karakter dasar seseorang berubah seiring mengikuti dan kemajuan Revolusi Industri 4.0, maka hilanglah budaya yang diterapkan sejak lahir . Otomatis, itu akan tergerus dengan perkembangan dan kemajuan Revolusi Industri 4.0 itu sendiri.  

"Jangan mengubah karakter dasar dan terlena dengan Revolusi Industri 4.0 itu. Indonesia yang sangat heterogen dengan sekitar 174 etnis dan karakter dasar harus tetap dipertahankan. Karakter Dasar Wajib tidak boleh dihilangkan dengan kemajuan Revolusi Industri," terangnya. 

Begitu cepatnya perkembangan digitalisasi  kemajuan teknologi dalam berbagai segala aspek di tengah masyarakat, mau tidak mau harus diikuti oleh semua orang. Siapa yang tak mampu mengikuti perkembangan itu, kata dia, akan tertinggal.

Ke depan, persaingan menekankan pelayanan yang cepat. Siapa yang mampu lakukan itu di Era Revolusi Industri 4.0 itu maka akan unggul. Perkembangan teknologi ke arah serba digital saat ini semakin pesat, teknologi menjadi alat yang mampu membantu sebagaian besar kebutuhan manusia.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved