Miris Angka Putus Sekolah di Kalbar Tembus 116.000 orang, Ketapang Tertinggi

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalbar soroti, Angka putus sekolah di Kalimangan Barat tembus 116000 orang.

|
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
PUTUS SEKOLAH - Tabel angka putus sekolah Se Kalbar . Sumber : PKBM Kalbar 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jelang memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas) ke 67 tahun pada 2 Mei 2026 mendatang, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalbar soroti, angka putus sekolah di Kalimangan Barat tembus 116.000 orang.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalbar Mahatir Muhammad yang menyampaikan keprihatinannya atas angka putus sekolah se kalimanran barat yang mencapai ratusan ribu orang.

"Tertinggi angka putus sekolah  di kabupaten Ketapang, peringkat kedua kabupaten Sambas dan ketiga kabupaten Sanggau,"ungkapnya pada Minggu 12 April 2026

Ia pun menuturkan di kalimantan barat terdapat 202 PKBM yang sebenarnya siap mendukung tekan angka putus sekolah tersebut.

"Di Kalbar tercatat 202 PKBM di tingkat kabupaten kota hingga aaat ini baru 25ribu orang, namun hal tersebut perlu pembinaan dan dukungan anggaran," ungkap Mahatir pada tribun pontianak

Lanjutnya, ia juga menyampaikan dukungan ke PKBM ini tak hanya kepada Pemerintah tapi juga pihak terkait pihak swasta melalui program CSR.

"Saat ini di Kalimantan Barat terdapat perusahaan milik pemerintah dan swasta baik pertambangan kebun kelapa sawit bahkan juga Proyek strategis Nasional seperti di Mempawah dan Kayong Utara, saya rasa perlu perhatiannya," katanya.

Baca juga: ‎Peresmian Pondok Sepuh di Seponti, Komitmen Pemkab Kayong Utara Perkuat Pendidikan Keagamaan

Tak hanya itu, Ketua PKBM Kalbar ini juga pertanyakan tindak lanjut dari Pergub 16 tahun 2024, tentang bantuan keuangan khusus pendidikan kesetaraan kepada kabupaten kota.

" hal ini juga menjadi janji politik saat pilkada kemarin , terutama didebat kandidat peserta pilkada, sekarang tentu di tunggu janjinya itu," katanya

Mahatir juga mengatakan saat ini pihaknya bersama instansi terkait  akan tertibkan PKBM yang ada di kabupten kota tidak aktif atau bahkan fiktif, agar terselenggaranya program pendidikan kesetaraan. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved