Revolusi Industri 4.0, Midji: Siapkan SDM Tanpa Mengubah Karakter Dasar

Pemerintah saat ini terus membahas soal industri generasi ke-empat atau industri 4.0. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah meresmikan peta

Revolusi Industri 4.0, Midji: Siapkan SDM Tanpa Mengubah Karakter Dasar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Gubernur Kalbar H Sutarmidji saat diwawancarai awak media usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Bupati-Wakil Bupati Kubu Raya masa jabatan 2019-2024 Muda Mahendrawan-Sujiwo dan Bupati-Wakil Bupati Sanggau masa jabatan 2019-2024 Paulos Hadi-Yohanes Ontot (PH-YO) di Pendopo Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani 1 Kota Pontianak, Minggu (17/2/2019). 

“Teknologi telah digunakan oleh manusia untuk mempermudah melakukan apapun tugas dan pekerjaan. Peran penting teknologi inilah yang membawa peradaban manusia memasuki era digital,” tegasnya.

Baca: Bappeda Sosialisasi Aplikasi e-Planing dan e-Budgeting

Baca: VIDEO: ILC TVOne, Jadwal & Live Stream ILC TVOne Selasa 26/2 Topik: Bahas Perang Total Perang Badar

Baca: Ustaz Ruslan Abdul Sebut Teknologi Ibarat Pisau Mata Dua

Ia menambahkan berdasarkan laporan Mckinsey yang dirilis pada Agustus 2018, ekonomi digitalisasi telah memberikan kontribusi 10 persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan membuka 3,7 juta peluang lapangan kerja di Indonesia.

“Pasar e-commerce Indonesia tahun 2022 akan tumbuh menjadi 55 miliar dollar AS hingga 65 miliar dollar AS atau setara Rp 955 Triliun," tandasnya.

Terpisah, Kepala Pusat Teknologi Pengembangan  Kompetensi Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Muhammad Firdaus menegaskan revolusi industri 4.0 merupakan kenyataan dan tidak bisa terhindarkan di era kemajuan teknologi dan informasi saat ini.

“Revolusi industri 4.0 tidak bisa dihindari. Berdasarkan hasil survei, kita akui Indonesia termasuk terlambat bila dibandingkan dengan negara-negara dunia lainnya. Tapi, itu bukan berarti kita tidak bisa melejit,” ungkapnya saat diwawancarai Tribun Pontianak di Pontianak, belum lama ini.

Revolusi industri 4.0 memberi pemikiran kepada Indonesia untuk berjalan lebih cepat lagi melalui percepatan-percepatan. Faktor Sumber Daya Manusia (SDM) misalnya, Firdaus akui perlu persiapan matang. Sebab, saat ini segala sesuatu masih bertumpu kepada manusia.

“Adapun teknologi yang kita gunakan di era revolusi industri ini sebagai alat bantu untuk membuat pekerjaan kita lebih mudah, murah dan lebih gampang diakses oleh masyarakat,” terangnya.

Ia yakin jika SDM disiapkan dengan baik maka era revolusi industri bisa dihadapi dengan mudah. Revolusi industri 4.0, terang dia, memberikan banyak sekali kemudahan, khususnya bagi birokrasi.

“Kompleksibilitasnya tinggi dalam hal automasi itu kan sesuatu yang baku prosedurnya dan birokrasi kita justru penekanannya harus selalu pada proses-proses baku dengan harapan terwujud tertib administrasi dan tidak terjadi kesalahan-kesalahan,” jelasnya.

Era revolusi industri 4.0 berikan manusia berbagai macam teknologi agar memungkinkan segala sesuatu terlaksana secara otomatis. Firdaus akui selain manfaat positif, revolusi industri4.0 menimbulkan problem perlu diwaspadai.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved