Uang Palsu di Mempawah

Tersangka Pembuat Uang Palsu di Kenal Tertutup

SW beserta keluarga cenderung tertutup dan jarang berkomunikasi dengan warga yang lainnya.

Tersangka Pembuat Uang Palsu di Kenal Tertutup
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
tersangka SW yang di amankan oleh pihak Polsek Anjongan. 

Tersangka Pembuat Uang Palsu di Kenal Tertutup

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Kapolsek Anjongan, Iptu Ambril telah berhasil mengamankan 4 orang tersangka berinisial MN (perempuan), SW, HA, SJ, Atas tindak pidana meengedarkan uang palsu di wilayah hukum Polsek Anjongan Mempawah.

Dan dari pengembangan informasi, ternyata lokasi pembuatan uang palsu tersebut di wilayah Kota Pontianak, tepatnya di jalan Parit Pangeran, Gang Flexi, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, yang mana rumah tersebut milik tersangka SW.

Rumah tersangka yang di jadikannya lokasi pembuatan uang ini merupakan rumah permanen, dengan bentuk rumah deret couple, rumah tersangka pun di pagar teralis dengan tinggi sekitar 2 meter, dan menggunakan jenis pintu rolling door.

Saat Iptu Ambril bersama unit Jatanras menggeledah rumah para tersangka, warga gang pun heboh, banyak yang terheran heran dengan apa yang terjadi.

Baca: Istri Ditangkap Saat Belanjakan Uang Palsu, Ini Ungkapan Suami MN

Baca: Dari Sini Tersangka Belajar Produksi Uang Palsu, Sudah Dicetak Ratusan Juta

Mereka tak menyangka bahwa SW membuat dan mengedarkan uang palsu.

Yuni, salah seorang warga yang rumahnya tepat di belakang tersangka mengatakan bahwa tersangka SW baru setahun terakhir bersama sang istri tinggal di gang tersebut.

SW sendiri di gang tersebut tidak mengontrak, namun itu merupakan rumahnya sendiri.

Ia mengungkapkan bahwa SW beserta keluarga cenderung tertutup dan jarang berkomunikasi dengan warga yang lainnya.

SW hanya kerap berkomunikasi dengan sesama keluarga nya yang tinggal tepat didepan rumahnya.

Yuni pun tak mengatahui banyak terkait kehidupan SW dan perilakunya sehari - hari.

"Kalau disini si udah setahunan, tapi jarang kumpul, ya paling sama keluarga nya yang suka ngumpul, yang Sederat itu didepan rumahnya, tapi kalau sama warga yang lain jarang,"ungkapnnya.

Hal serupa pun di ungkapkan oleh warga lain yang juga tinggal di gang tersebut, pak Rahmad namnya, ia mengungkapkan bahwa tersangka telah setahun terakhir tinggal di lokasi tersebut dan memang tertutup di banding warga yang lain.

Tak banyak yang bisa ia ceritakan terkait tersangka dan keluarga karena memang tersangka jarang berkumpul bersama warga yang lain.

Baca: Lantik 190 Pejabat Struktural, Midji Minta Bekerja Berdasarkan Data

Baca: Khatulistiwa Jazz Festival Harap Tarik Minat Pengujung

Penulis: Ferryanto
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved