Uang Palsu di Mempawah

BREAKING NEWS - Pedagang Langsat Tangkap Pelaku Pengedar Uang Palsu Rp 100 Ribu

"Pas dia keluar, saya tanya sama kawan saya yang dagang sepatu dia beli apa, kawan saya jawab dia beli sandal Rp. 30 ribu

BREAKING NEWS -  Pedagang Langsat Tangkap Pelaku Pengedar Uang Palsu Rp 100 Ribu
TRIBUN PONTIANAK/DAP
Rudi pedagang langsat (saksi mata pelaku pengedar uang palsu) di Pasar Anjongan saat diwawancarai Tribun, di Mapolsek Anjongan, Jumat (8/2/2019). 

BREAKING NEWS -  Pedagang Langsat Tangkap Pelaku Pengedar Uang Palsu Rp 100 Ribu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH – Aksi pengedar uang palsu (Upal) di Pasar Anjongan digagalkan sejumlah warga yang berjualan didaerah tersebut.

Pasalnya aksi pengedar upal ini digagalkan oleh penjual langsat yang mengetahui, bahwa uang yang diterimanya dari pelaku adalah uang palsu.

"Dia beli langsat 2 kilogram, duitnya Rp 100 ribu, pas saya pegang uang ini palsu. Terus saya bilang tak ada kembalian, dia kasi duit Rp.10 ribu," ujar Rudi pedagang langsat saat diwawancarai Tribun di Mapolsek Anjongan, Jumat (8/2/2019).

Baca: Kucing Terkubur di Salju, Petugas Klinik Lakukan Berbagai Cara Selamatkan

Baca: 3 Oknum Wartawan Peras Dua Kepala Desa Minta Uang Rp 200 Juta

Baca: Pendapatan Per Kapita Rp 56 Juta, Indonesia Masuk Negara Menengah ke Atas

Baca: Sekda Singkawang Ingatkan Pejabat Terkait Manajemen Risiko

Setelah itu, Rudi secara diam-diam mengikuti pelaku tersebut, untuk mengetahui kemana lagi dia berbelanja. Ternyata pelaku tersebut masuk di toko penjualan sepatu dan sandal.

Saat pelaku keluar toko, Rudi mendatangi pemilik toko sepatu  untuk memastikan apakah sudah terjadi transaksi atau belum.

"Pas dia  keluar, saya tanya sama kawan saya yang dagang sepatu dia beli apa, kawan saya jawab dia beli sandal Rp. 30 ribu, bayar pakai uang Rp. 100 ribu, dibalekkannya Rp. 70 ribu. Saya bilang uang itu palsu," jelasnya.

Kemudian, Rudi bersama pemilik toko sepatu yang bernama Robi langsung melakukan pengejaran. Didapati pelaku yang lagi asyik menyantap makan sate.

Baca: Unsur Pimpinan Kecamatan Kayan Hulu dan Masyarakat Perbaiki Jembatan Gantung Nanga Tebidah

Baca: Bawaslu Mempawah Awasi Proses Perakitan Kotak Suara

Baca: Penentuan Lokasi Kampanye Akbar di Mempawah, Ini Rambu-rambunya?

Dan disitulah warga melakukan pemeriksaan terhadap pelaku hasilnya didapati uang pecahan Rp. 100 ribu sebanyak 2 lembar yang masih tersimpan didalam dompet dan 1 lembar diselipkan didalam pakaian dalam pelaku.

Atas kejadian tersebut warga pun langsung membawa pelaku ke Polsek Anjungan untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Anjongan, Iptu Ambril membenarkan perihal penangkapan pelaku uang palsu diwilayah hukumnya.

"Iya benar, saat ini kita sedang melakukan pengembangan," ujar Kapolsek.

Sampai berita ini diturunkan Pihak Kepolisian masih melakukan proses pengembangan dan pengungkapan, jaringan sindikat komplotan pengedar uang palsu yang meresahkan masyarakat anjongan. (*)

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved