Kalbar Sepekan

Kalbar Sepekan - Dari Siswi SD Melahirkan, Pembunuhan Sadis, Prostitusi Online, Hingga Video Mesum

Informasi-informasi yang tak sekadar fakta peristiwa disekitar kita ini juga dapat dijadikan pelajaran dan perhatian semua pihak.

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar Sepekan - Dari Siswi SD Melahirkan, Pembunuhan Sadis, Prostitusi Online, Hingga Video Mesum 

"Dia ini lihat suaminya lagi melakukan perbuatan pelecehan seksual terhadap anaknya di semak-semak. Langsung bertanya kenapa kamu lakukan itu kepada anak aku. Suaminya bilang, diam jak kau, langsung di tinju istrinya ini sampai berdarah-darah, melaporlah si istri ini ke Polresta unit PPA," ungkapnya. SELENGKAPNYA...

3.  Hubungan Sesama Jenis Picu Pembunuhan Sadis di Mempawah

AP (18) diduga kuat pelaku pembunuhan Haryanto pengusaha keripik Desa Malikian Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat saat diamankan anggota Resmob Ditreskrimum Polda Kalbar, Selasa (29/1/2019).
AP (18) diduga kuat pelaku pembunuhan Haryanto pengusaha keripik Desa Malikian Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat saat diamankan anggota Resmob Ditreskrimum Polda Kalbar, Selasa (29/1/2019). (RESMOB POLDA KALBAR/ISTIMEWA)

Personel Jatanras Polda Kalbar berhasil menangkap tersangka dugaan kasus pembunuhan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (29/01/2019) dini hari WIB.

Adapun korban adalah pedagang keripik pisang bernama Haryanto (40), sedangkan pelaku berinisial AP (17).

Hingga, Selasa (29/01/2019) siang, tersangkan masih menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Mengingat tersangkaya  masih anak bawah umur, proses pemeriksaannya didampingi petugas dari Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat.

Baca: Polres Mempawah Limpahkan Kasus Pembunuhan Pengusaha Keripik ke Polda Kalbar

Baca: Terungkap! Kesaksian Tetangga Hingga Cara Pelaku Habisi Nyawa Pengusaha Keripik di Mempawah

Komisioner KPPAD Kalbar, Alik R Rosyad yang turut mendampingi tersangka, mengungkapkan pihaknya akan melakukan pendampingan perkara ini hingga tuntas.

Pihaknya pun mengupayakan pengacara bagi tersangka, dikarenakan masih anak bawah umur dan dari keluarga sederhana.

"Karena keluarga tersangka ini tidak mampu membayar pengacara, maka nanti kami akan siapkan dari pemerintah," kata Rosyad, Selasa (29/01/2019). SELENGKAPNYA... 

Hingga akhirnya pihak keluarga juga membantah  atas pernyataan tersangka. Pihak keluarga menyebutkan pernyataan tersangka bohong, karena korban bukan pengidap homo seksual.

“Pengakuan dan pernyataan AP tentang penyimpangan seksual kepada korban merupakan kebohongan besar. Korban bukanlah homo seksual,” ujar Muslimin, adik ipar korban kepada awak media di sela-sela acara tahlilan di kediamannya, Rabu (30/1/2019) malam.

Menurut Muslimin, penyimpangan seksual yang dituduhkan AP kepada korban terbantahkan dengan fakta bahwa korban pernah berumah tangga dengan seorang perempuan dan telah memiliki anak.

“Bahkan, dalam waktu dekat rencananya akan menikah dengan wanita idamannya yang juga warga Desa Malikian,” ungkap Muslimin. SELENGKAPNYA...

4.  Sutarmidji Posting 8 Perusahaan Sawit Buat Jalan Hancur

Gubernur Kalbar Tinjau Jalan Rusak
Gubernur Kalbar Tinjau Jalan Rusak (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

Akun Fanpage @Bang Midji yang merupakan Gubernur Kalimantan Barat membuat mengupdate sebuah tulisan hang menceritakan kondisi pembangunan yang berada di Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved