KISAH Pilu Gadis Muda Ketapang Bertahun-tahun Korban Nafsu Bejat Ayah dan Datok! Kuota & Rp 50 Ribu

Ia pun mengaku mulai melakukan aksinya pada akhir bulan September 2018, dirinya mengaku sudah sekitar 8 kali melakukan perbuatannya.

KISAH Pilu Gadis Muda Ketapang Bertahun-tahun Korban Nafsu Bejat Ayah dan Datok! Kuota & Rp 50 Ribu
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Kiri: SA (33) warga Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan diamankan Polres Ketapang, lantaran melakukan persetubuhan terhadap anak bawah umur. Kanan: Ilustrasi korban pencabulan. 

Kisah Pilu Gadis Muda Ketapang Bertahun-tahun Korban Nafsu Bejat Ayah dan Datok! Kuota & Rp 50 Ribu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kepolisian Resort (Polres) Ketapang meringkus SA (33) warga Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan lantaran diduga melakukan persetubuhan terhadap anak bawah umur berinisial, MI (16). 

SA dilaporkan oleh ibu korban setelah mendengar informasi bahwa pelaku kerap menyetubuhi putrinya.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengatakan, SA diamankan pihaknya, Senin (14/01/2019) setelah menerima laporan dari ibu korban.

"Pelaku masih ada hubungan kekeluargaan sama korban karena menikah dengan keluarga korban, dalam silsilah keluarga masih berpangkat datok korban," ungkapnya, Jum'at (18/01/2019).

Baca: LIVE STREAMING Badminton Malaysia Masters, Marcus/Kevin dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Baca: BREAKING NEWS - Laga Pro Futsal Kancil BBK Vs BLACK STEEL MANOKWARI Dihentikan Akibat GOR Bocor

Ia melanjutkan, perbuatan SA akhirnya terbongkar setelah korban mendatangi kediaman bibinya untuk menelepon ibunya yang sedang bekerja.

Namun karena tidak bisa dihubungi kemudian bibi korban meminjam handphone korban untuk mengirim pesan singkat WhatsApp ke ibu korban.

"Usai mengirim pesan kepada ibu korban, bibinya melihat ada chat WhatsApp korban dengan pelaku hanya saja nama pelaku di handphone disamarkan oleh korban. Merasa curiga, bibi menanyakan kepada korban hingga akhirnya korban mengaku kalau itu adalah SA yang sering menidurinya," jelasnya.

Mendengar informasi tersebut, ibu korban yang merasa tidak terima langsung melaporkan SA.

Apalagi sebelumnya SA sempat ketahuan oleh ibu korban pernah mengirim surat cinta untuk korban sehingga pelaku sempat diusir dari kampung sekitar akhir 2015 silam.

Halaman
123
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved