Pencabulan Ketapang

Gadis 13 Tahun Dicabuli Ayah Kandung, Modus S dan Sepenggal Kisah Menyambut Natal

keterangan korban bahwa pada suatu hari di bulan Desember tahun 2018 kira-kira sebelum perayaan Natal dirinya telah diajak oleh bapak kandungnya

zoom-inlihat foto Gadis 13 Tahun Dicabuli Ayah Kandung, Modus S dan Sepenggal Kisah Menyambut Natal
ISTIMEWA
Ilustrasi

Gadis 13 Tahun Dicabuli Ayah Kandung, Modus S dan Sepenggal Kisah Menyambut Natal

Laporan wartawan Tribunpontianak.co.id, Nur Imam

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bunga (nama samaran) mungkin tak menyangka sosok yang seharusnya menjadi pelindung berubah membawa kepahitan dalam hidupnya. 

Gadis berusia 13 tahun ini harus menjadi korban dari nafsu orang yang sangat dicintainya.

Bunga menjadi korban tak senonoh dari ayah kandungnya berinisial S (37).

Peristiwa memilukan itu pun berujung kasus hukum. 

Baca: Sebarkan Foto Hingga Melapor ke Polisi, Tiga Hari Berlalu Rindi Belum Ditemukan!

Baca: Siswi Cantik SMA Sintang Sudah 3 Hari Menghilang, Ini Kesaksian Teman SMP hingga Isu Korban Bully

Baca: Anggota DPRD Pontianak Desak Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Online di Hotel Jalan Gajahmada

Jajaran Polsek Sandai mengamankan S pelaku pencabulan ) terhadap anak kandungnya sendiri bernama Bunga (nama samaran)

Polsek Sandi mengamankan pelaku pada pada Jumat (11/01/2019) sekitar pukul 17.00 wib di Jalan Bina Desa, Desa Sandai, Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang.

Kapolres Ketapang AKBP Yuri Nurhidayat ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa telah dilakukan penangkapan terhadap S. 

Yuri juga membenarkan terlah terjadi kasus pencabulan ayah terhadap anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur tersebut.

Yuri menceritakan kronologis dugaan pencabulan ayah terhadap anak kandungnya.  

Baca: Paduan Suara Jajaran Polda Kalbar Meriahkan Natal Oikumene di Rumah Radakng

Baca: Terima Kompensasi 1 Miliar Yen, Mantan bos Nissan Jepang Carlos Masuk Penjara

Baca: TRIBUN WIKI: Berikut Batas-batas Administrasi Kabupaten Ketapang

"Berdasarkan keterangan korban bahwa pada suatu hari di bulan Desember tahun 2018 kira-kira sebelum perayaan Natal dirinya telah diajak oleh bapak kandungnya untuk keladang mencari sayur," kata Yuri kepada Tribunpontianak.co.id, Sabtu (12/1/2019).

Rupanya ajakan tersebut memiliki niatan terselubung dari pelaku.

Pelaku membawa korban ke pondok di ladang mereka.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved