Sempat Alami Kondisi Emergency, Guru TK Ini Bersyukur Punya Kartu Indonesia Sehat

Saat ditemui Tim Jamkesnews, Senin (03/12), Rahmi berbagi penggalan ceritanya saat menggunakan Kartu JKN-KIS.

Istimewa
Rahmiyah (29) Guru Taman Kanak-Kanak di Kota Pontianak 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Rahmiyah (29) adalah guru di salah satu Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Pontianak. Sebagai guru TK setiap harinya ia dituntut untuk selalu tampil ceria, aktivitas fisik menemani anak-anak bermain pun sudah menjadi rutinitasnya.

Saat ditemui Tim Jamkesnews, Senin (03/12), Rahmi berbagi penggalan ceritanya saat menggunakan Kartu JKN-KIS.

Sekitar 6 bulan yang lalu ia dinyatakan positif mengandung oleh dokter, namun sebulan setelahnya ia mengalami pendarahan terus menerus, sampai akhirnya impiannya mempunyai buah hati kedua harus ia simpan terlebih dahulu.

“Waktu saya sedang istirahat tidak mengajar karena telah mengalami pendarahan berulang, namun semakin hari pendarahan tak kunjung berhenti, sampai akhirnya saya dilarikan ke rumah sakit, seketika itu pula dokter mengatakan harus dilakukan kuretase (mengeluarkan janin yang tidak berkembang didalam rahim). Setengah sadar saya mendengar dokter menanyakan apakah saya mempunyai Kartu Jaminan Kesehatan (Asuransi), setelah itu saya pun tak sadarkan diri,” cerita Rahmi.

Baca: Diminta Evaluasi Pelayanan BPJS, Ini Tanggapan BPJS Kapuas Hulu

Baca: PKK Kayong Utara Gelar Seminar Kecantikan, Ini Tujuannya

Baca: Asisten III Setda Kapuas Hulu Buka Sosialisasi Program BPJS

Beruntung yayasan tempat Rahmi mengajar telah mendaftarkan semua gurunya ke program JKN-KIS, sehingga semua biaya operasinya Rahmi dijamin oleh Program JKN-KIS.

“Alhamdullilah beruntungnya saya, padahal belum lama ia bekerja sebagai Guru TK namun manfaat menggunakan Kartu JKN-KIS sudah saya rasakan, terima kasih seluruh masyarakat Indonesia sehingga program JKN-KIS dapat terus berjalan, Dengan semangat gotong royong saya berharap dapat terus memberikan manfaat di tengah-tengah masyarakat, semoga seluruh mbak dan masBPJS juga diberi kesehatan sehingga dapat terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat sehingga manfaat kepesertaan JKN-KIS bukan hanya saya yang merasakan tetapi peserta lain yang sakit juga dapat merasakan,” ungkap Rahmi.

Yuk follow instagram Tribun Pontianak:

Editor: Septi Dwisabrina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved