Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran, Diskumindag Sambas Bagikan 1.800 Kupon di Pasar Murah
Dalam rangka memenuhi ketersediaan bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kabid Perdagangan Diskumindag Sambas, Nisa Azwarita mengungkapkan, kegiatan Pasar Murah yang digelar pihaknya di halaman Masjid Agung Babul Jannah, Sambas, Rabu (30/5/2018).
Merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sudah digelar di Jawai.
"Kemarin kami juga sudah menggelar Pasar Murah di Jawai, sebanyak 5 ton di Jawai. Kalau di Sambas ini kami bagi, jadi tanggal 4 Juni 2018 nanti juga akan ada di Sajad. Kami bagi, sehingga jumlah semuanya ada 25 ton. Kemudian yang di sini kami juga menggandeng pihak ketiga, ada Bulog, ada Indomaret, Alfamart, Unilever dan Toko Tani Indonesia dari Dinas Pertanian," ungkapnya, Rabu (30/5/2018).
Baca: Rilis Hasil Operasi Pekat, Kapolda Kalbar Pastikan Proses Hukum 3 Anggota DPRD Mempawah Lanjut
Pasar Murah yang digelar tersebut menurutnya dalam rangka memenuhi ketersediaan bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.
"Karena seperti yang kita ketahui, masyarakat Kabupaten Sambas itu kalau sudah telur, mereka sangat membutuhkan. Karena permintaannya itu setiap dua pekan menjelang lebaran itu permintaannya naik 400 persen. Jadi kami sediakan telur, supaya begitu digelar Pasar Murah, harganya tidak naik di pasaran," jelasnya.
Nisa mengungkapkan, jumlah kupon yang dibagikan pihaknya saat Pasar Murah di Sambas tersebut, mencapai 1.800 kupon.
"Jadi bisa dibayangkan sebanyak itu, kupon sudah habis sejak awal dimulai tadi. Mudah-mudahan 1.800 kupon ini mencukupi. Harapan kami kupon ini didapatkan 1.800 kepala keluarga. Ini di Sambas, kalau di Jawai kemarin kami bagikan 5 ton itu, nanti di Sajad lagi," terangnya.
Pihaknya distribusi bahan pokok saat Pasar Murah tersebut merata diperoleh oleh masyarakat di Kabupaten Sambas. Khususnya di 3 kecamatan yang menjadi tempat digelarnya Pasar Murah.
"Insya Allah ya, mudah-mudahan. Karena kalau tahun kemarin kami hanya melaksanakan Pasar Murah di Sambas. Kalau dua tahun yang lalu kami pernah mengadakan di Teluk Keramat, Tebas dan Pemangkat, jadi gantianlah setiap tahun," sambungnya.
Baca: Sejarah, Barito Putera Kuasai Klasemen Liga 1 Usai Bungkam Persija! PSM Menguntit di Posisi 2
Sebelumnya diberitakan, warga masyarakat Sambas antusias mengantri untuk membeli sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Murah yang digelar Pemkab Sambas di halaman Masjid Agung Babul Jannah, Sambas, Rabu (30/5/2018).
Sebanyak 1.800 kupon disiapkan Pemkab Sambas, sehingga antrian panjang warga tampak membludak di sejumlah stan sembako yang disiapkan.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Sambas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pemda Kabupaten Sambas melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas melaksanakan Pasar Murah.
Pasar Murah ini menjual telur dengan harga satu piring berisi 30 butir telur seharga Rp 38 ribu, dan satu orang maksimal 3 piring.
Dalam pasar murah ini, juga ikut berpartisipasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Bulog, Alfamart, Indomaret dan Unilever.
Personel Polri, TNI dan Satpol PP Kabupaten Sambas tampak memberikan pengamanan berlangsungnya Pasar Murah ini.
Warga Senang Bisa Belanja Bahan Pokok di Pasar Murah Pemkab Sambas
Satu di antara warga yang berbelanja di Pasar Murah, Rusintan (55) mengaku membeli 3 paket telur, yang berisi setiap paketnya sebanyak 30 butir telur.
"Tadi saya beli 3 piring, semuanya saya bayar Rp 114 ribu. Saya beli ini untuk Hari Raya Idul Fitri nanti, buat kue, macam-macam lah. Saya datang ke sini memang untuk beli telur saja," ungkapnya usai berbelanja.
Baca: Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran, Diskumindag Sambas Bagikan 1.800 Kupon di Pasar Murah
Baca: Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Narkoba Ini Akhirnya Dilumpuhkan
Warga Lumbang Keramat ini mengaku ke Pasar Murah diantar oleh keponakannya.

"Tadi nunggu antriannya juga lama, saya dapat kupon nomor 913. Saya datang dari jam 09.00 pagi. Alhamdulillah bisa beli telur dengan harga lebih murah. Kalau di kampung harganya bisa Rp 28 ribu perkilo," ujarnya.
Baca: Ini Cara Pemkab Sambas Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok di Masyarakat
Baca: Pemkab Sambas Gelar Pasar Murah Karena Ada Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok
Risda (38), warga lainnya mengaku bahkan telah mengantri sejak pukul 07.00 WIB.
Warga Tumok Manggis ini mengungkapkan membeli 3 paket telur yang memang dijatahkan, dengan harga per paket Rp 38 ribu.
"Kalau harga pasaran Rp 22 ribu asa juga Rp 25 ribu per kilo. Jadi yang ini harganya lebih murahlah. Ke sini saya juga beli mentega, tepung, gula. Itu semua untuk bikin kue lebaran. Alhamdulillah, adanya Pasar Murah ini bisa belanja lebih hemat," jelasnya.
Hal senada diungkapkan Rion (32), ia datang ke Pasar Murah, untuk berbelanja telur, minyak goreng dan tepung untuk kebutuhan persiapan jelang lebaran.
"Saya belanja ini untuk kebutuhan lebaran. Telur sy beli 3 piring Rp 114 ribu. Kalau belanja di sini lumayan lebih murah, terjangkau bagi kami masyarakat. Senang lah kami, kalau di pasarkan harganya tinggi, kalau di sini masyarakat kecil seperti kami ini bisa belanja di sini," terangnya.
Warga Desa Lubuk Dagang ini menuturkan, apa yang sudah dibelanjakan cukup untuk sebagai bahan baku membuat kue lebaran.
"Kalau yang cukup murah di sini harga telur. Kalau di pasar kan cukup mahal. Informasinya di pasar yang naik itu harga telur. Tepung dan minyak goreng di sini harganya lebih murah dari harga pasar," sambung bapak dua anak ini.