Ini Cara Pemkab Sambas Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok di Masyarakat
Hairiah bersyukur, keikutsertaan sejumlah pihak memberikan dukungan terselenggaranya Pasar Murah tersebut.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Bupati Sambas, Hairiah dan Kadis Kumindag Sambas, Musanif membuka langsung Pasar Murah yang digelar Pemkab Sambas di halaman Masjid Agung Babul Jannah, Sambas, Rabu (30/5/2018).
"Alhamdulilah tadi sudah kami buka secara resmi Pasar Murah di halaman Masjid Babul Jannah ini. Kami lihat antusias masyarakat begitu antusias, karena ini berhubungan dengan sudah dekatnya Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Kebutuhan pokok yang ada ini tentunya untuk persiapan warga membuat kue dan lainnya," ungkapnya saat traffic report bersama tribunsambas.co.id, usai membuka langsung Pasar Murah tersebut, Rabu (30/5/2018).
Baca: Cegah Isu Sara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Untan Laksanakan Dialog Kebangsaan
Hairiah bersyukur, keikutsertaan sejumlah pihak memberikan dukungan terselenggaranya Pasar Murah tersebut.
"Berbagai institusi lembaga, misalnya dari Diskumindag, Dinas Pertanian, Bulog, Alfamart, Indomaret dan juga dari kelompok tani yang memproduksi beras lokal. Nah ini bisa kita lihat bahwa suka cita dari masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri," jelasnya.
Pasar Murah yang digelar tersebut, menurut Hairiah merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sambas terhadap masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan lebaran Hari Raya Idul Fitri 1439 H.
"Bahan pokok yang tersedia di antaranya ada telur, ada beras. Kemudian ada mentega, susu, gula dan alat-alat basuh dan juga ada yang lainnya, jadi tidak semua kebutuhan pokok yang disediakan, yang basah-basah tidak ada, seperti ikan dan lainnya, itu tidak ada. Ini yang ada yang kering-kering saja dan juga bisa bertahan lama," terangnya.
Dengan adanya Pasar Murah ini menurutnya satu di antara upaya Pemkab Sambas mencegah spekulan-spekulan harga yang ada di Kabupaten Sambas, agar tidak memainkan harga kebutuhan pokok.
"Dengan adanya Pasar Murah ini setidaknya, harga kebutuhan pokok itu bisa stabil, misalnya harga telur, daging tidak terlalu mahal. Masyarakat bisa membandingkan harga di Pasar Murah dengan harga pasaran," urainya.
Pihaknya menginginkan, masyarakat bersuka cita dalam menyambut bulan suci Ramadan dan lebaran Idul Fitri.
"Ini bukti Pemkab Sambas hadir di tengah-tengah masyarakat dan peduli," jelas Hairiah.
Pasar Murah yang digelar Pemkab Sambas ini, merupakan kali kedua digelar sepanjang bulan suci Ramadan.
Sebelumnya, Pasar Murah serupa juga digelar di Kantor Camat Jawai pada Senin (28/5/2018).
"Kemarin Pasar Murah di Jawai juga ramai didatangi masyarakat untuk membeli barang kebutuhan pokok, khususnya telur, gula, beras dan lainnya," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, warga masyarakat Sambas antusias mengantri untuk membeli sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Murah yang digelar Pemkab Sambas di halaman Masjid Agung Babul Jannah, Sambas, Rabu (30/5/2018).