Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Ditangkap, Pemesan Sabu 2 Kg Ini Akhirnya Dilumpuhkan

Dan anggota sempat memberikan tembakan peringatan namun ia masih berusaha lari dan mencoba menanyakan mobil ke anggota

Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Ditangkap, Pemesan Sabu 2 Kg Ini Akhirnya Dilumpuhkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Tersangka narkoba di Bengkayang yang di lumpuhkan aparat kepolisian, karena akan menabrak polisi saat akan meringkus, Rabu (30/5/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, anggota jajaran Polda Kalbar yakni Polres Bengkayang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu sekitar 2 Kg

"Terungkapnya hal tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat ada transaksi sabu yang berasal dari serikin/malaysia," katanya,. Rabu (30/5/2018) malam. 

Baca: Seorang Pria Diamankan Polres Bengkayang Atas Kepemilik 2 Kg Sabu, Begini Kronologinya

Dikatakannya lagi, Kemudian sabu tersebut diserahkan kepada MH (39) warga Seluas, pada Selasa (29/5/ 2018) kemarin.

Lanjutnya, anggota jajaran melakukan penangkapan terhadap MH, Setelah itu dilakukan penggeledahan di rumahnya di temukan sabu kurang lebih 2 Kg.

Baca: Penerimaan CPNS - Kuota Capai Puluhan-Ratusan Ribu! Ini Info Lengkap dan Alur Pendaftaran

Dan Kemudian anggota melakukan pengembangan kepada pemesan yakni RL di Singkawang Barat.

"Pada saat akan transaksi dengan pemesan dan barang sudah di kuasai oleh RL, dia berusaha melarikan diri dengan mobil dan berusaha menabrak anggota yang akan melakukan penangkapan," tutur orang nomor satu di Polda  Kalbar ini

Dan anggota sempat memberikan tembakan peringatan namun ia masih berusaha lari dan mencoba menanyakan mobil ke anggota, karena hal tersebut membahayakan petugas dan warga.

"Terpaksa diberikan tindakan tegas untuk melumpuhkan, namun saat di bawa ke RSUD Bengkayang tsk. An. Rommy Limmito meninggal dunia di perjalanan"ungkapnya

Kapolda Kalbar mengimbau kepada semua masyarakat untuk jangan coba bermain-main dengan Narkoba, baik itu terlibat langsung atau pun  tidak langsung.

"Selain dampak kesehatan yang berresiko sangat berbahaya, terutama kepada generasi penerus kita, dan juga akan berhadapan dengan hukum yang pidana tidak ringan,"ujarnya

Dikatakannya lagi, ia berharap masyarakat melaporkan siapapun yang bermain-main dengan narkoba kepada polri.

"Kita juga akan bertindak tegas kepada mereka pelaku narkoba, apa bila sudah sangat membahayakan warga masyarakat dan anggota polri yang melakukan penindakan,"pungkasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help