Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran, Diskumindag Sambas Bagikan 1.800 Kupon di Pasar Murah
Dalam rangka memenuhi ketersediaan bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Madrosid
Personel Polri, TNI dan Satpol PP Kabupaten Sambas tampak memberikan pengamanan berlangsungnya Pasar Murah ini.
Warga Senang Bisa Belanja Bahan Pokok di Pasar Murah Pemkab Sambas
Satu di antara warga yang berbelanja di Pasar Murah, Rusintan (55) mengaku membeli 3 paket telur, yang berisi setiap paketnya sebanyak 30 butir telur.
"Tadi saya beli 3 piring, semuanya saya bayar Rp 114 ribu. Saya beli ini untuk Hari Raya Idul Fitri nanti, buat kue, macam-macam lah. Saya datang ke sini memang untuk beli telur saja," ungkapnya usai berbelanja.
Baca: Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran, Diskumindag Sambas Bagikan 1.800 Kupon di Pasar Murah
Baca: Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Narkoba Ini Akhirnya Dilumpuhkan
Warga Lumbang Keramat ini mengaku ke Pasar Murah diantar oleh keponakannya.

"Tadi nunggu antriannya juga lama, saya dapat kupon nomor 913. Saya datang dari jam 09.00 pagi. Alhamdulillah bisa beli telur dengan harga lebih murah. Kalau di kampung harganya bisa Rp 28 ribu perkilo," ujarnya.
Baca: Ini Cara Pemkab Sambas Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok di Masyarakat
Baca: Pemkab Sambas Gelar Pasar Murah Karena Ada Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok
Risda (38), warga lainnya mengaku bahkan telah mengantri sejak pukul 07.00 WIB.
Warga Tumok Manggis ini mengungkapkan membeli 3 paket telur yang memang dijatahkan, dengan harga per paket Rp 38 ribu.
"Kalau harga pasaran Rp 22 ribu asa juga Rp 25 ribu per kilo. Jadi yang ini harganya lebih murahlah. Ke sini saya juga beli mentega, tepung, gula. Itu semua untuk bikin kue lebaran. Alhamdulillah, adanya Pasar Murah ini bisa belanja lebih hemat," jelasnya.
Hal senada diungkapkan Rion (32), ia datang ke Pasar Murah, untuk berbelanja telur, minyak goreng dan tepung untuk kebutuhan persiapan jelang lebaran.
"Saya belanja ini untuk kebutuhan lebaran. Telur sy beli 3 piring Rp 114 ribu. Kalau belanja di sini lumayan lebih murah, terjangkau bagi kami masyarakat. Senang lah kami, kalau di pasarkan harganya tinggi, kalau di sini masyarakat kecil seperti kami ini bisa belanja di sini," terangnya.
Warga Desa Lubuk Dagang ini menuturkan, apa yang sudah dibelanjakan cukup untuk sebagai bahan baku membuat kue lebaran.
"Kalau yang cukup murah di sini harga telur. Kalau di pasar kan cukup mahal. Informasinya di pasar yang naik itu harga telur. Tepung dan minyak goreng di sini harganya lebih murah dari harga pasar," sambung bapak dua anak ini.