Sidang Kesebelas Tipikor Alkes RSUD Kota, Hakim Cecar Saksi Meringankan

Kendati sempat molor dari pukul 09.00 WIB, sidang agenda pemeriksaan saksi dari penasehat hukum ini dimulai pada pukul 15:30 WIB.

Sidang Kesebelas Tipikor Alkes RSUD Kota, Hakim Cecar Saksi Meringankan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Suasana sidang kesebelas perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (alkes RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak Tahun 2012 di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Jalan Urai Bawadi, Kota Pontianak, Rabu (2/5/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Prabowo

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN -Sidang kesebelas perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (alkes RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak Tahun 2012 digelar di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Rabu (02/05) sore.

Kendati sempat molor dari waktu ditentukan pada pukul 09.00 WIB, sidang beragenda pemeriksaan saksi dari penasehat hukum ini baru dimulai pada pukul 15:30 WIB.

Sidang kesebelas menghadirkan satu saksi meringankan, yakni Vico. Ketiga terdakwa turut dihadirkan yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Yekti Kusumawati, Pemilik PT Bina Karya Sarana sekaligus Direktur PT Mitra Bina Medika Suhadi dan Direktur Utama PT Bina Karya Sarana Sugito.

Usai diambil sumpah di bawah kitab suci Alquran, saksi dicecar berbagai pertanyaan oleh Majelis Hakim Tipikor, Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan Penasehat Hukum.

Dalam kesaksiannya, Vico mengaku dirinya merupakan karyawan dari PT Mitra Bina Medika (MBM) yang telah bekerja kurang lebih selama enam tahun sebelum memutuskan berhenti.

Baca: Operasi PETI Kapuas 2018, 230 Penambang Jadi Tersangka

Ia mengetahui adanya proyek Alkes RSUD SSMA ini pada Februari 2012 silam. Informasi itu didapatkan dari Suhadi selaku Direktur PT MBM yang bergerak di bidang alkes.

"Untuk pemenang lelang pengadaan ini adalah PT Bina Karya Sarana (BKS). Direkturnya adalah Pak Sugito. PT BKS itu dimiliki oleh Pak Suhadi. Setahu saya, Pak Sugito ada saham di PT BKS," ungkapnya di persidangan.

Ketika tahapan desk anggaran terkait proyek dengan pagu
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 13.419.616.000 ini berlangsung di Jakarta, Vico mengaku datang dan ikut menghadiri.

Halaman
123
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved