Polsek Jawai dan Petani Gemburkan Tanah Pilot Project Buka Lahan Tanpa Bakar

Kapolsek Jawai, Iptu Prambudi mengungkapkan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi bencana asap, akibat dari kebakaran hutan dan lahan.

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Petani dari kelompok Melor dan Gapoktan Gemari serta Tiga Bhabinkamtibmas Polsek Jawai, melaksanakan pengemburan tanah dengan menggunakan handtraktor, penebasan lahan untuk membuat jalur pengemburan lahan pilot project membuka lahan tanpa membakar. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Lahan pilot project milik Rajuni Hasan seluas 12.000 M2, dibuka kelompok tani Desa Sarang Burung Kuala, sebagai percontohan bagi para petani untuk membuka lahan tanpa membakar.

Kapolsek Jawai, Iptu Prambudi mengungkapkan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi bencana asap, akibat dari kebakaran hutan dan lahan.

Baca: Love And Caring Community Galang Dana untuk Bayi Penderita Tumor

"Jumat (30/3/2018) tahap dua dari pengolahan lahan pilot project para petani dari kelompok Melor, yang diketuai Asmi dan Gapoktan, Suhardi selaku ketua Gemari serta Tiga Bhabinkamtibmas Polsek Jawai, yaitu Brigpol Atur Wisono Agung, Brigpol Farid Munandar dan Briptu Rajif, melaksanakan pengemburan tanah dengan menggunakan handtraktor, penebasan lahan untuk membuat jalur pengemburan lahan," ungkapnya, Minggu (1/4/2018).

Baca: MAN Insan Cendekia Sambas dan Kuwas Pontianak Kunjungi Kota Koloniai

Gapoktan dan kelompok tani mengolah lahan percontohan atau yang disebut pilot project, saling berkerja sama dengan Bhabinkamtibmas Polsek Jawai, untuk mempermudah beratnya suatu pekerjaan dikerjakan secara sama-sama.

"Sehingga semangat para petani ini, lahan yang diolah dan sudah siap untuk di tanam seluas 1.600 M2 dari 12.000 M2," jelasnya.

Iptu Prambudi berharap, jika pengolahan lahan pilot project terobosan dari Kapolres Sambas berhasil, harapannya agar ke depannya, Indonesia aman dari bahaya karhutla.

"Dan masyarakat juga bisa meningkat taraf perekonomiannya, dengan adanya solusi alternatif membuka lahan tanpa membakar," sambungnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved