Love And Caring Community Galang Dana untuk Bayi Penderita Tumor

Anak mereka, Kasih, yanb baru berumur 4 bulan menderita tumor jinak di pipi dan butuh bantuan untuk pengobatan.

Love And Caring Community Galang Dana untuk Bayi Penderita Tumor
Facebook
Bayi Kasih yang menderita tumor 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Love And Caring Community terus melakukan penggalangan dana untuk mereka yang membutuhkan.

Kali ini untuk membantu meringankan keluarga pasangan Suhardi dan Irma.

Anak mereka, Kasih, yanb baru berumur 4 bulan menderita tumor jinak di pipi dan butuh bantuan untuk pengobatan.

“Hari ini baby Kasih sudah pindah ke kamar lagi ya. Masih di kamar yang sama Lantai 5 Kamar 507 Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Anugrah Bunda Khatulistiwa,” kata aktivis Love And Caring Community, Valen Hsu, Minggu (1/4/2018).

Baca: Wah! Mempawah Mangrove Park Pernah Dikunujungi 4000 Orang Sehari

Baca: Bupati Rupinus Bangga Warga NU Komitmen Menjaga Keutuhan Bangsa

Ia mengatakan dana yang dibutuhkan untuk kesembuhan Kasih, sebear Rp 50 juta.

“Membuka penggalangan dana untuk Baby Kasih di rek BCA 0291705838 atas nama Hetty Effendi bisa mengkonfirmasi ke 081222623210 (Valen),” ujarnya.

Ia pun membeberkan donasi yang masuk di akun Facebook miliknya.

Antara lain, Alm Garviel Christoval p 1 juta. Hiryanto Taslim Rp 200 ribu, Rdt Rp 400 ribu,
Lin Bao Cheng 500 ribu, NN Rp 500 ribu dan masih banyak lainnya.

Baca: Tak Hanya April Mop, Hari Ini Detik-detik Adolf Hitler Dikirim ke Penjara

Baca: KPU Kalbar Imbau Masyarakat Pastikan Diri Jadi Pemilih

“Kami juga membuka Posko Penggalangan Dana bekerja sama denga Cafe Kota Kita di Jalan Budi Karya seberang Hotel Kapuas Palace. Penggalangan di posko di hari ke-5 tgl 31/3/18 dengan total Rp 940.000,” paparnya.

Valen mengatakan pihaknya sangat mengharapkan bantuan dari sahabat-sahabat donatur untuk kesembuhan baby Kasih.

“Berapa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi Baby Kasih. Kami mewakili orang tua Baby Kasih mengucapkan banyak terima kasih,” ucapnya. 

Editor: Hasyim Ashari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help