Pilkada Kalbar
Polres Ketapang Siap Amankan Pilgub 2018, Begini Pengamanan Untuk 1111 TPS
Pihaknya juga sudah mempersipakan kelengkapan pengendaliaan masyarakat (Dalmas) dan lain-lain.
Penulis: Subandi | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Kapolres Ketapang, AKBP Sunario menegaskan siap melakukan pengaman Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Barat (Kalbar) 2018 yang juga akan dilaksanakan di Ketapang. Pihaknya pun sudah melakukan berbagai persiapan.
“Persiapan menjelang Pilkada 2018 ini kita sudah melakukan pengecekan sarana dan prasarana seperti kendaraan roda dua, empat dan enam,” kata Kapolres saat ditemui awak media di ruang kerjanya Mapolres Ketapang, Selasa (23/1/2018).
Baca: Satreskrim Sintang Bekuk Dua Tersangka Pencuri TV, Prosesnya Cukup Panjang
Pihaknya juga sudah mempersipakan kelengkapan pengendaliaan masyarakat (Dalmas) dan lain-lain. Kemudian melakukan pelatihan-pelatihan seperti terkait Dalmas terhadap jajaran Polres Ketapang hingga ke Polsek-polsek.
“Kita juga sudah melakukan imbauan-imbauan kepada masyarakat hingga ke Polsek-polsek. Imbauan itu misalnya bahwa Pilkada ini harus menjadi ajang yang mempererata persatuan dan kesatuan semuanya bukan malah perpecahan,” ucapnya.
“Jadi kalau mau memilih calon tertentu silakan saja pilih sesuai keinginan masing-masing. Tapi jangan mengumbar kebencian atau menjelek-jelekkan calon lainnya. Lantaran hal itu bisa menimbulkan kerawanan perpecehan,” lanjutnya.
Baca: Usulkan Perubahan Dapil di Ketapang, Ini Penjelasan KPU
Kemudian ia juga sudah mempersiapkan pemetaan anggotanya untuk ditugaskan menjaga tempat pemungutan suara (TPS).
Menurutnya berdasarkan data Pemilihan Bupati Ketapang lalu bahwa TPS di Ketapang sebanyak 1.111.
“Polres Ketapang akan dilibatkan lebih kurang 378 personil. Jadi satu personil nantinya akan ditugaskan menjaga tiga atau empat TPS tergantung situasi dan kondisinya. Jika diperlukan kita akan minta bantuan dari Polda Kalbar,” ungkapnya.
Baca: Alexis Sanchez - Fakta Mentereng Para Penguasa Nomor 7 di Manchester United
Kapolres menjelaskan terhadap daerah-daerah yang dinilai rawan yakni di pedalaman. Misalnya daerah Kecamatan Jelai Hulu dan Desa Air Hitak Kecamatan Kendawangan. Lantaran daerahnya sangat jauh dan terpencil sehingga rawan terjadi kecurangan Pilkada.
“Kita berharap masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kekondusifan daerah ini. Sebab kalau pertikaian terjadi akibat Pilkada yang rugi juga semua masyarkat. Semoga Pilkada di Ketapang berlangsung lancar, aman dan sukses,” harapnya.