Banjir di Paloh

Luapan Air di Desa Nibung Rendam Alat Elektronik Hingga Sarang Madu Kelulut Usaha Warga

Tak hanya itu saja, menurut Mayadi satu usaha madu kelulut milik warga Desa Nibung, terpaksa gagal panen akibat tergerus air yang meluap.

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Permukiman warga Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas tergenang air, Jumat (12/1/2018). Luapan air terjadi akibat hujan deras dan pasang air laut pada Kamis (11/1/2018) malam. 

Dengan adanya musibah tersebut, menurut Mayadi infrastruktur jalan mengalami kerusakan berat.

"Selain permukiman warga, karena musibah ini yang paling rentan itu infrastruktur jalan. Rusak total jalan kami ini, jadi kami juga butuh perhatian perbaikan jalan kami di sini," terangnya.

Saluran air (drainase) di Desa Nibung menurutnya juga perlu untuk diperbaiki. Mayadi menduga, luapan air yang terjadi disebabkan saluran drainase yang sudah lama tidak berfungsi.

"Saluran air atau drainase di Pasar Liku itu sudah sangat perlu direhab kembali. Karena saluran air di situ sudah tidak lagi berfungsi. Akibat air bah tadi malam, banyak mesin dan alat kesehatan di Puskesmas Paloh yang tidak bisa digunakan, sangat fatal sekali terendam air tadi malam itu," sambungnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved