Tragis ! Niat Halangi Pacar untuk Bunuh Diri, Gadis Ini Justru Habisi Nyawa Sendiri
Mendengar pernyataan tersebut, Corrine mengancam akan menggantung dirinya terlebih dahulu sebelum Brian melakukannya.
Penulis: Salma Fenty Irlanda | Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Pada malam kematiannya, Brian mengadakan sebuah pesta di apartemennya.
Corrine belum diundang dan tiba-tiba muncul sekitar tengah malam, dan keduanya pun terlibat cekcok.
Berdasarkan keterangan James Brooks, teman Brian yang ada di lokasi, Corrine memukul wajah Brian dan berteriak sambil berusaha mencekiknya.
Setelah kejadian itu, Brian bergegas pergi meninggalkan apartemennya.
Corrine mengirim pesan teks kepada Brian yang mengatakan jika dirinya tak bisa hidup tanpa Brian.
Corraine mengirimkan pesan singkat pada Brian sebelum pukul 1 pagi dan setelah pukul 2 pagi tak ada lagi aktivitas di teleponnya.
Baca: Jokowi Posting Foto Jadi Pembicara di OECD-Government, Netizen Salfok ke Bendera Jerman. Ada Apa?
Sekitar pukul 2.38 waktu setempat, Brian kembali ke apartemen bersama dua temannya, Brooks dan seorang temannya, Jon Shepherd.
Malam itu, Brian dibawa ke sebuah lembaga kesehatan mental setelah dirinya menyatakan keinginannya untuk bunuh diri.
Dua orang temannya juga turut ditangkap, tapi dibebaskan kembali setelah tak terbukti melakukan kesalahan apapun.
Joanne Kearsley, seorang detektif yang menangani kasus ini mengatakan jika Corrine memiliki banyak hal untuk dijalani.
"Saya tak percaya, seorang gadis muda bermaksud mati malam itu. Saya pikir ini adalah usaha yang salah arah untuk mendapatkan perhatian Brian. Saya masih belum percaya, ia rela mengakhiri hidupnya sendiri," pungkas Joanne. (TRIBUNNEWS.COM/Salma Fenty Irlanda)