Dukung Hobi Sepakbola Anak Sejak Masih Kecil, Berikut Kisah Orang Tua Iqbal
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegemaran Iqbal, Sigit bahkan sempat mengirimkan Iqbal sekolah di SMP Tunas Bangsa, Jawa Barat.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sigit Atmojo (46), orangtua Muhammad Iqbal mengaku sangat senang anaknya dapat terpilih mengikuti UUM My Global Yangtze Normal University International Mobility Programme di Yangtze University, Chongqing, China.
"Saya selaku orangtua sangat senang, dan tentunya mendukung kegiatan yang akan diikuti Muhammad Iqbal nanti di Yangtze University, Chongqing, China. Karena sejak kecil anak saya itu sudah suka main sepakbola, umur 10 tahun sudah dikenalkan sehingga sekarang menjadi hobinya," ungkapnya, Selasa (14/11/2017).
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegemaran Iqbal, Sigit bahkan sempat mengirimkan Iqbal sekolah di SMP Tunas Bangsa, Jawa Barat.
(Baca: Siswa SMAN 1 Sambas Dikirim ke China, Guru Harap Iqbal jadi Atlet Profesional )
(Baca: Membanggakan! Siswa SMAN 1 Sambas Ini Terpilih Ikuti Pelatihan Sepakbola di China )
"Iqbal tinggalnya di mess Sekolah Sepakbola Kabo Mania Bogor, dia di sana ikut Liga Kompas pada tahun 2016 sampai 2017. Itu awalnya Iqbal mengenyam pendidikan di luar Kalbar," jelasnya.
Iqbal menurut kisah Sigit, kerap mengikuti turnamen sepakbola.
Diantaranya pada tahun 2012 mengikuti Internasional Footbal School di Stadion Manahan, Solo.
(Baca: Bawa Harum Nama Sekolah dan Daerah, Ini Pesan Kepala SMAN 1 Sambas Untuk Iqbal )
(Baca: Wakili Kalbar di Yangtze University, Iqbal Cita-citakan Bergabung di Timnas )
"Usia 12 tahun, setelah itu pada tahun 2013 pernah mengikuti Samanhudi Cup di Blitar. Kemudian pernah juga mengikuti Liga Anak Nusantara di Denpasar, Bali. Dengan Iqbal mengikuti program di Yangtze University, Chongqing, China, saya selaku orangtuanya tentu sangat bangga, semoga dengan keberangkatannya ini memuluskan keinginan dia untuk menjadi pemain profesional," papar suami dari Nurhasanah (42) ini.
Selain itu, Sigit berharap Iqbal semakin bertambah wawasan dan pengalaman.
"Dengan dia bergaul sesama pemain dari provinsi lain atau negara lain, akan menambah wawasan dan pengalaman dia untuk ke depannya," harapnya.
Sigit menambahkan, seluruh fasilitas dan akomodasi Iqbal ke Yangtze University, Chongqing, China, ditanggung oleh INFA.