Ini Berita Kalbar yang Terbit Kamis
Pembukaan Pagelaran gawai Dayak itu dibuka Bupati Melawi Panji.
Bupati Rupinus Hadiri Gawai Dayak X Melawi
SEKADAU, TRIBUN - Bupati Sekadau Rupinus sekaligus Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Sekadau menghadiri pembukaan Gawai Dayak X di Stadion Raden Temenggung Setia Pahlawan, Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Selasa (13/9/2016).
Kehadiran Bupati didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny Kristina Rupinus dan staf ahli bupati bidang SDM dan Kepala Disdukcapil.
Pembukaan Pagelaran gawai Dayak itu dibuka Bupati Melawi Panji.
Ratusan orang yang berasal dari masyarakat adat Dayak kabupaten Melawi penuh sesak memadati stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Melawi.
Pemandangan unik terjadi, kala para pemuda-pemudi Dayak mengenakan pakaian adatnya yang berbagai corak.
Acara pembukaan diawali dengan pemotongan ompokng oleh Bupati Melawi.
Selanjutnya rombongan bupati Melawi dan bupati Sekadau diarak dengan tarian tersebut.
Bupati Sekadau Rupinus mengatakan pelaksanaan gawai tersebut untuk mengingatkan kita agar menggali nilai budaya hasil ciptaan nenek moyang yang telah diwariskan kepada anak cucunya.
"Budaya dan tradisi yang sudah diwariskan oleh nenek moyang harus bisa kita lestarikan, tentunya yang tidak bertentangan dengan norma-norma berlaku," ujarnya. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Kamis (15/9/2016).(*) --
DK Bacok Pencuri Motor
PONTIANAK, TRIBUN - DK (18) kalap dan menebaskan senjata tajam yang ia bawa ke tubuh RD (16), tersangka pencurian sepeda motor milik Oktovita yang juga kakak kandung DK.
DK menganiaya RD di kawasa Jl Komyos Sudarso, dekat Kampus Universitas Panca Bakti, Selasa (13/9/2016) malam.
RD mengalami luka cukup parah pada perut dan pergelangan tangan. Ia mendapatkan pertolongan medis di RS Bhayangkara.
Kapolsek Pontianak Barat Kompol Joko Sulistiono menuturkan, kejadian bermula saat DK mengetahui RD yang melarikan Honda Vario KB 6921 WT milik kakaknya, Oktovita.
Padahal, selama ini RD sudah dianggap sebagai keluarga oleh DK.
"Setelah mengetahui sepeda motor itu dilarikan RD, DK melakukan pencarian. Akhirnya ditemukan di warung internet di depan kampus Universitas Panca Bakti (UPB)," kata Joko Sulistiono, Kamis (15/9/2016).
Saat bertemu itulah DK membacok tubuh RD. Dari hasil pemeriksaan, kata Kapolsek, RD mengaku mencuri sepeda motor.
Ia menggandakan kunci sepeda motor korban. Saat korban tak berada di rumah dan motor terpakir di depan, pelaku mengambil motor dengan kunci yang sudah ia gandakan. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Kamis (15/9/2016).(*) --
Topan Terkuat Dunia Terjang Taiwan
TAIPEI, TRIBUN - Topan Meranti dengan kecepatan 216 kilometer per jam menerjang Taiwan, Rabu (14/9/2016).
Akibatnya, Taiwan lumpuh total. Banyak fasilitas seperti sekolah, bandara, dan pelabuhan tidak dapat beroperasi.
Biro Cuaca Pusat Taiwan memperingatkan badai Kategori 5 akan mengancam beberapa kota di selatan dan timur Taiwan.
Termasuk Kaohsiung dan Hualien. Badai akan disertai angin kencang, hujan deras, dan banjir.
Ahli meteorologi menyebut topan Meranti, yang terus bertambah kuat saat mendekati Taiwan, membawa angin dengan kecapatan maksimum 216 kilometer per jam.
"Topan ini terkuat sejauh tahun ini di dunia. Dampaknya pada Taiwan akan mencapai puncaknya sepanjang hari ini (kemarin. Red)," kata Juru Bicara Biro Cuaca Taiwan, Hsieh Pei-yug, seperi dilansir Reuters.
Selain Taiwan, Topan Meranti juga diprediksi melewati provinsi di Cina selatan, Guangdong dan Fujian. Topan itu diprediksi melewati dua wilayah itu, hari ini, Kamis (15/9/2016). --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Kamis (15/9/2016).(*) --
Bupati Dapat Kado Spesial dari Istri
KUBU RAYA, TRIBUN - Bupati Kubu Raya Rusman Ali merayakan ulang tahunnya yang ke 60 pada Rabu (14/9).
Ada kado spesial dari sang istri, Hj Endang Indrawati. Perayaan ulang tahun itu dilakukan di ruang kantor bupati.
Sejumlah pegawai swasta, instansi di lingkungan Setda Kubu Raya terlihat hadir di sana.
Hadir pula anak-anaknya yang turut memberikan ucapan selamat. Sang istri sebagai belahan jiwa bupati langsung memberikan pelukan serta ciuman mesra diikuti anak-anaknya.
Itulah kado spesial bagi bupati yang lahir pada 14 September 1956 ini.
"Saya tak pernah mengira kalau ada seperti ini. Saya terharu dan berharap bisa terus memperbaiki diri dalam kehidupan. Baik di keluarga bersama orang-orang yang sangat saya cintai ini dan kepada rekan-rekan, sahabat, saudara serta di pemerintahan," ujarnya.
Sebelumnya bupati diajak ke ruangan yang telah disetting. Ia tak mengira ada perayaan yang dilangsungkan secara meriah.
"Saya ucapkan terimakasih sekali selama ini telah bekerjasama untuk membangun daerah. Kedepannya mari kita dorong lagi lebih maksimal. Semuanya tak luput dari kerjasama semua pihak," ungkapnya. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Kamis (15/9/2016).(*) --
Pemkab Perlu Extra Flight
KAYONG UTARA, TRIBUN - Tidak lama lagi Kayong Utara akan menyambut Sail Selat Karimata.
Event nasional ini akan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi Dodo pada 15 Oktober.
Berbagai persiapan harus matang, sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kayong Utara, Rusli, mengatakan telah mempersiapkan sarana transportasi, bagi para tamu diacara Sail Selat Karimata.
Menurut dia persiapan antara lain beberapa lokasi pintu masuk, baik melalui kapal-kapal, dan udara.
Untuk angkutan air, keberangkatan tamu akan dimulai dari pelabuhan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya.
Sedangkan untuk jalur udara, para tamu dari Bandara Supadio menuju Bandara Rahadi Oesman Ketapang, lalu melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kayong Utara dengan menggunakan angkutan bus. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Kamis (15/9/2016).(*) --
PU Tampung Usulan Bedah Rumah
MELAWI, TRIBUN - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Melawi, H Hinduansyah, mengatakan pihaknya masih menampung sejumlah usulan pengajuan bantuan bedah rumah tak layak huni.
Usualan itu untuk kemudian diajukan kembalui ke kementerian.
"Cukup banyak yang mengusulkan. Ada beberapa dari Kecamatan lain. Datanya ada yang sudah ada," ungkapnya, Rabu (14/9/2016).
Disinggung mengenai keberadaan belasan rumah tidak layak huni di Desa Kempangai Kecamatan Ella Hilir, pihaknya masih menunggu data lengkap pengusulan baik dari Kades atau Camat setempat.
"Harus didata dan diusulkan dahulu oleh Camat dan Kadesnya, baru kita verifikasi dan usulkan ke Pusat. Insya Allah tahun depan. Kalau tahun ini belum bisa," ungkapnya.
Pihaknya mengatakan memang sudah cukup banyak pengajuan, terutama soal bantuan rumah tidak layak huni dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Melawi.
Data yang ada kemudian diverifikasi sesuai kreteria yang ditentukan. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Kamis (15/9/2016).(*) --