Pertukaran Jurnalis Indonesia Swiss
[BAGIAN 7 (selesai)] Le Temps Arsipkan Berita 115 Tahun
Dia berupaya menelusuri satu halaman koran arsip hasil scan berita di satu tanggal di tahun 1909, yang dikaitkan dengan kata "Borneo" tersebut.
Penulis: Dian Lestari | Editor: Steven Greatness
Dia lantas menunjukkan daftar nama satu pejabat Indonesia yang terdeteksi diberitakan Le Temps pada 1956, yakni MAli Sastroamijojo, perdana menteri Indonesia kala itu.
Cécile berpendapat mesin pencarian di website tersebut memiliki kemampuan setara Google. Hasil pencarian yang didapat justru tertata lebih baik, dibanding harus mencari via Google.
Gaël menyatakan dalam merealisasikan arsip berita hingga bisa diakses kalangan umum, Le Temps selama tiga tahun bekerja sama dengan satu di antara universitas sains terkemuka di dunia, yakni École Polytechnique Fédérale di Lausanne.
Peneliti di universitas menggunakan super computer untuk mengkalkulasi berita. "Mereka menganalisa berapa banyak liputan utama, berapa banyak liputan bertema laki-laki dan perempuan. Terlihat di tahun 1800 sangat rendah pembahasan tentang perempuan. Bahkan mereka menganalisa penggunaan kata-kata di zaman dahulu, yang kini tak populer pada berita masa kini," papar Gaël.
Dia menuturkan, berdasarkan data terdeteksi 30 mahasiswa menggunakan arsip berita Le Temps. Gaël menilai hal ini berarti website ini berkontribusi terhadap dunia pendidikan Swiss. Terdapat simbiosis mutualisme antara Le Temps dan universitas.
Di masa mendatang, website ini akan dikembangkan menjadi wikipedia berbahasa Prancis. Dia berharap website pengarsipan Le Temps bakal terus maju. Di sisi lain, Gaël mengakui pengarsipan semacam ini membutuhkan dana sangat besar. Maka itu Le Temps menggandeng beberapa pendonor.
Pagi mulai beranjak siang, kami bertiga menuntaskan diskusi. Sementara saya dan Cécile hendak berangkat ke Lausanne untuk menghadiri acara perpisahan dengan teman-teman, Gaël masih belum beranjak dari kantor RTS.
Dia memanfaatkan momen reuni dengan teman-temannya di RTS. Cécile mengatakan dulu Gaël pernah bekerja di RTS. Saya dan Cécile berjalan kaki menuju parkir mobil di dekat gedung RTS, Gaël terlihat asyik berbincang dengan Tybalt dan rekannya.