Kabut Asap
Koalisi Rakyat Gugat Pemprov Kalbar
Faktanya penanganan bencana asap dilakukan dengan pendekatan yang sama, reaksioner tanpa melihat akar persoalan asap dan belum komprehensif
Tayang:
Editor:
Arief
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Pekatnya kabut asap yang menyelimuti perairan Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (9/9/2015), membuat pelayaran sedikit terganggu. Seperti pelayaran menuju Telok Batang, Kabupaten Kayong Utara yang biasanya menempuh perjalanan 16 jam, kini dapat mencapai 18-19 jam akibat pekatnya kabut asap.
"Penerbangan masih kita tutup hingga Sabtu ini. Jadi Avia Star di Bandara Rahadi Oesman Ketapang sudah tak melakukan perbangan rute Ketapang-Jakarta dan sebaliknya, sejak Kamis lalu," ujar Ibnu.
Di Bandara Susilo, sepanjang hari kemarin, tidak ada aktivitas penerbangan karena jarak pandang yang tidak memungkinkan untuk terbang. "Belum bisa terbang karena kabut. Sudah satu minggu terakhir," kata Kepala Tata Usaha Bandara Susilo Sintang, Agus Salim. (doi/rul/bnd/zul/ant)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kabut-di-sungai-2_20150909_124257.jpg)