Penemuan Daging Celeng Pada Pentol Bakso, Warga KKU Resah
“Kita minta pengawasan diperketat, kalau perlu pembelian daging itu di dampingi Dinas yang berwenang, sehingga tidak ada lagi pedagang yang nakal."
Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,KETAPANG - Dengan keberhasilan Polsek Sukabumi, Jawa Barat yang berhasil mengungkap pedagang Bakso yang memakai bahan daging celeng sebagai pentol bakso beberapa waktu lalu, jelas membuat khawatir masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Kayong Utara.
Dian Anggriani satu di antara pegawai Bank Kalbar yang bekerja di Kecamatan Sukadan, Kabupaten Kayong Utara berharap adanya pengawasan yang lebih kepada para pedagang makanan yang ada di Kabupaten Sukadana, sehingga hal yang terjadi di Jawa Barat, tidak terjadi di Kayong Utara.
“Kita minta pengawasan diperketat, kalau perlu pembelian daging itu di dampingi Dinas yang berwenang, sehingga tidak ada lagi pedagang yang nakal, yang mengambil keuntungan menggunakan daging celeng. Dengan seperti itu bahan baku yang dipakai pedagang sudah jelas terjamin, “ harap Dian Anggriani,Jumat ( 27/3/2015).
Ia pun berharap, pengetesan sampel makanan yang ada di rumah makan bisa lebih rutin dilaksanakan oleh Dinas terkait. Dan ia berharap harga daging yang memang menjadi kebutuhan para pedagang ini bisa lebih murah, sehingga pedagang makanan tersebut tidak terbebani dengan harga daging yang memang menjadi bahan pokok pembuatan bakso.
“Kalau bisa ketersediaan daging sapi dipasaran bisa memadai kebutuhan masyarakat, sehingga warga tidak mengakali harga daging sapi yang mahal dengan daging yang tidak wajar, bahkan menggunakan daging celeng, “ tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-pentol-bakso.jpg)