Riall Arief ‘Budak Pontianak’ Menuju Masterchef Indonesia, Pukau Juri Pakai Rendang Jengkol

Awalnya ia sempat ragu, karena takut para juri yaitu Chef Juna, Chef Renatta, dan chef Arnold tidak suka jengkol

Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Didit Widodo
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Riall Arief saat ikut Masterchef Indonesia 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Hariall Arief Permana atau Riall Arief (24), berhasil meyakinkan para juri Masterchef Indonesia bahwa menu jengkol buatannya sangat istimewa. Perwakilan Masterchef Indonesia asal Kota Pontianak ini tampil perdana dihadapan dewan juri pada Minggu (3/3) kemarin.

Menu spesial yang Riall bawakan tak tangung-tanggung, yakni “chicken medallion with rendang jengkol”, yaitu paduan antara ayam yang dimasak seperti roulade kemudian digoreng, lalu disajikan dengan rendang jengkol. Tentu saja menu unik ini menjadi perhatian tersendiri bagi para juri, hingga akhirnya mereka pun memujinya dan berdecak kagum.

“Jengkol yang saya masak dengan tehnik presto dengan berbagai daun-daunan dan kopi untuk menghilangkan bau jengkolnya. Kemudian saya masak dengan bumbu rendang khas andalan saya,” ungkap Chef Riall.

Awalnya ia sempat ragu, karena takut para juri yaitu Chef Juna, Chef Renatta, dan chef Arnold tidak suka jengkol. Ternyata benar, chef Renata dan Chef Arnold mengaku tidak suka jengkol.

“Tetapi saya ingin meyakinkan kepada mereka kalo jengkol diolah dan dimasak dengan benar, saya yakin juri suka dengan jengkol saya. Dan saking groginya saya pun lupa menyebutkan ayam yang saya masak,” kata chef Riall.

Baca: Ternyata di Pontianak Ada Pengrajin Batik, Ini Lokasinya

Baca: Pemprov Dukung Dibentuknya Sub Penyalur di Kalbar

Tak disangka, ketiga juri memberi komentar positif, bahkan ketiganya memberikan ‘YES’ kepada chef Riall. Yang artinya dia lolos ke babak selanjutnya dan dipasangkan apron langsung oleh chef Juna.

“Chef Juna suka, Chef Renatta yang tadinya nggak suka jengkol jadi mau memakannya dan dia suka, Chef Arlnod pun mengatakan jengkol terenak yang pernah ia makan adalah jengkol buatan saya,” katanya.

Chef Arnold bahkan sempat bercanda, dan mengatakan ada yang kurang di hidangan chef Riall.

“Kurang banget, kurang nasi,” kata Chef Riall meniru ucapan chef Arnold.

Tentu saja pengalaman, bagai mimpi bagi chef Riall itu sangat menyenangkan.

“Dan saya pun sangat bersyukur, saya lolos ke tahap audisi selanjutnya,” ungkapnya.

Hingga saat ini ia mengaku masih tak percaya bahwa yang dialaminya itu nyata, pada saat masuk dan bertemu juri masterchef.

“Wah seperti mimpi, yang dulu nya saya suka nonton duduk manis di depan TV, sekarang saya berdiri di sini, terharu banget,” katanya.

MasterChef Indonesia adalah suatu ajang pencarian bakat yang diadopsi dari MasterChef (Inggris) dengan sponsor dari Fremantle Media, Shine Group (2011 hingga 2015), dan Endemol Shine Group (2018 hingga sekarang) yang bekerja sama dengan RCTI.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved