Raih Penghargaan APPSI Gubernur Award, Sutarmidji Tegaskan Sekolah Gratis 12 Tahun Program Unggulan

Program ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat sehingga layak diganjar penganugerahan Adhi Purna Prima Bidang Pendidikan.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Gubernur Kalbar H Sutarmidji. 

Raih Penghargaan APPSI Gubernur Award, Sutarmidji Tegaskan Sekolah Gratis 12 Tahun Program Unggulan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat berhasil meraih Adhi Purna Prima pada ajang APPSI Gubernur Award yang berlangsung di Hotel Shangri La, Surabaya, Provinsi Jawa Timur (28/1/2019) malam. 

Pemprov Kalbar meriah penghargaan dalam kategori bidang pendidikan dengan ikon Sekolah Gratis 12 Tahun.

Tanda penghargaan tersebut diterima Wakil Gubernur Kalimantan Barat H Ria Norsan yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Penyerahan anugerah dihadiri oleh 34 Gubernur se-Indonesia.

Baca: Raih Anugerah Paritrana, Wali Kota Pontianak Sambut Baik Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan

Baca: Jadwal Edi Kamtono Hari ini, Terima Penghargaan di HUT Pemprov ke-42

Baca: Deportasi 229 WNA, Imigrasi Pontianak Raih Penghargaan dari Kemenkumham RI

Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menyambut baik prestasi yang diukir oleh Pemprov Kalbar di tingkat nasional. Terlebih, prestasi itu diraih dalam waktu yang tidak terlalu lama pasca dilantik sebagai Gubernur Kalbar bersama Wakil Gubernur Kalbar H Ria Norsan oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018) lalu.

 “Tentunya prestasi ini harus disambut baik. Kita punya program yang bagus yakni sekolah gratis 12 tahun,” ungkapnya, Selasa (29/1/2019).

 Ia menegaskan program sekolah gratis 12 tahun merupakan program unggulan di masa pemerintahan dirinya bersama H Ria Norsan. Pada tahun 2019, program itu akan terealisasi sekitar bulan Juli 2019 atau tepat memasuki tahun ajaran baru.

“Itu program unggulan dan sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar Tahun 2019. Akan dilaksanakan bulan Juli nanti,” katanya.

Program ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat sehingga layak diganjar penganugerahan Adhi Purna Prima Bidang Pendidikan.  

“Tahun depan akan banyak lagi anak-anak yang merasakan manfaat wajib belajar 12 tahun gratis. Program Pemprov Kalbar sudah linier dengan Pemerintah Pusat yakni fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM),” terangnya.

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu menegaskan komitmen Pemprov Kalbar dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan dominasi anggaran kedua bidang itu mendapat porsi besar dari total APBD Kalbar Tahun 2019.

“Jadi, 40 persen lebih itu untuk bidang pendidikan dan kesehatan. Kalau pendidikan kan aturannya minimal 20 persen. Kalau kesehatan minimal 10-12 persen. Tapi, kita semua telah melampaui itu bahkan lebih,” imbuhnya.

Pada masa pemerintahan lima tahun kedepan, Midji menimpali fokus belanja bidang pendidikan diarahkan kepada sarana dan prasarana. Tujuannya agar pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar nyaman bagi siswa dna siswi.

“Dulu kan banyak beli buku. Sekarang saya banyak beli meubelair seperti bangku dan meja sekolah. Karena tidak mungkin ada proses belajar mengajar yang baik, ketika sarana dan prasarana tidak baik. Tapi kalau buku kan, sekarang mereka bisa akses lewat internet,” tukasnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved