Deportasi 229 WNA, Imigrasi Pontianak Raih Penghargaan dari Kemenkumham RI
Kantor imigrasi kelas 1 Pontianak jajaran Kanwil Kemenkumham Kalbar mendapatkan penghargaan
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Tri Pandito Wibowo
Deportasi 229 WNA, Imigrasi Pontianak Raih Penghargaan dari Kemenkumham RI
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kantor imigrasi kelas 1 Pontianak jajaran Kanwil Kemenkumham Kalbar mendapatkan penghargaan dari Kementrian Hukum dan Ham RI terkait penegakan hukum UU Keimigrasian dalam memberilan tindakan mendeportasi 229 orang WNA pada beberapa waktu lalu.
Penyerahan penghargaan tersebut di sampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Kalbar Rohadi Iman Santoso kepada Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pontianak.
Baca: ILC TVOne Selasa 29/1 Ustadz Baasyir: Bebaaas . .Tidaak Sebut Wiranto, Yusril Hingga Rocky Gerung
Baca: BREAKING NEWS - Kebakaran di Pasar Merdeka, Kobaran Api Semakin Membesar
Baca: HUT Pemprov Kalbar ke-62, Cornelis: Kita Jalankan Sesuai Imbauan Gubernur
Baca: JEPANG Lolos Final Piala Asia, HASIL & Jadwal Semifinal AFC Asian Cup UAE Vs Qatar LIVE Selasa 29/1
Rohadi menuturkan lebih jelas atas penegakan hukum keimigrasian melalui tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian sebanyak 229 orang. Serta penghargaan atas prestasi dalam melakukan penolakan penertiban paspor terhadap WNI yang diduga TKI non prosedural sebanyak 443 permohonan.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Pejabat Penyidik Negeri Sipil Kantor Imigrasi Kelas 1 Pontianak, Syoni Nurwendaya atas dedikasinya telah berhasil menangkal masuknya buronan interpol di Bandara Internasional Supadio Pontianak.
Termasuk juga terhadap perancang aplikasi POR yang menjabat sebagai Administrator Teknologi Informasi Keimigrasian Imigrasi Kelas 1 Pontianak, Jovial Repani.
Pada kegiatan Hari Bakti Imigrasi yang ke 69 tersebut bertemakan Pasti AKTUAL, di mana Aktual merupakan kepanjangan dari Aktif, Kreatif, Terpercaya, Unggul, Amanah dan Logis. Yang bertujuan agar semua jajaran imigrasi mampu menghasilkan kinerja yang maksimal.
Rohadi Iman Santoso juga mengingat kepada jajaran imigrasi agar mempergunakan waktu sebagai petugas imigrasi yang berbuat lebih baik dalam bekerja. "Bekerja lebih keras, bekerja lebih keras lagi. Gunakan waktumu sebaik mungkin. No matter what burden that you feel, get up, dress up, show up and never give up," pungkasnya.