Mashudi Minta Pemkot Pontianak Data Warga dengan Benar

Warga Pontianak terutama RT-RW dimintanya juga proaktif mendata dan melihat lingkungannya,

Mashudi Minta Pemkot Pontianak Data Warga dengan Benar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kota Pontianak Mashudi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Masih ada ditemukan anak-anak yang meminta-minta di Kota Pontianak memang membuat prihatin semua pihak. Satun diantara Anggota DPRD Kota Pontianak, Mashudi meminta dinas terkait untuk mendara dengan jelas seluruh warga Pontianak sehingga tak adalagi anak-anak yang meminta-minta.

"Kita minta dinas terkait, dalam hal ini adalah Dinas Sosial untuk melakukan pendataan agar tak ada lagi warga Pontianak yang meminta-minta karena sudah ada program pemberian bantuan bagi keluarga yang tak mampu," ucap Mashudi saat dihubungi, Sabtu (14/7/2018).

Mashudi mengharapkan tak ada lagi warga yang memanfaatkan anak-anak mereka untuk meminta-minta di jalan-jalan serta warung kopi di Pontianak.

(Baca: PUPR Akan Bangunkan Rumah untuk Zohri, Segini Luasnya )

Ia meminta Satpol PP dan Dinsos untuk proaktif memantau anak-anak yang meminta-minta kalau memang ditemukan maka harus diamankan dan didata apakah warga Pontianak atau bukan.

Kalau memang warga Pontianak seharusnya diberikan bantuan sesuai dengan program yang ada dan kalau bukan maka lakukan koordinasi dengan pemerintah daerah asalnya untuk penanganan lebih lanjut.

Warga Pontianak terutama RT-RW dimintanya juga proaktif mendata dan melihat lingkungannya, apabila ada warga yang tak mampu Mashudi yang ketap juga disapa Lonjong ini, untuk segera melaporkan pada pihak terkait atau pemerintahan setempat agar segera ditangani dan berikan bantuan sosial.

(Baca: Pemkot Pontianak Tertibkan Anak-anak Yang Meminta-minta, Ini Komitmen Edi Kamtono )

Terkait adanya orangtua yang sengaja memanfaatkan anak-anak mereka untuk mencari dan meminta-minta, maka harus ada tindakan yang diberikan pada mereka karena dengan sengaja memperkerjakan anak di bawah umur.

Sementara untuk yang memanfaatkan anak bayi nya dengan cara menggendong dan meminta-minta dilampi merah harus benar-benar ditara apakah warga Pontianak atau bukan.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved