Pilgub Kalbar

Warga KKR Paparkan Keberhasilan Karolin Bebaskan TKI dan Samakan dengan Risma Walkot Surabaya

Muhammad Syahril memaparkan keberhasilan calon Gubernur Kalbar nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa

Warga KKR Paparkan Keberhasilan Karolin Bebaskan TKI dan Samakan dengan Risma Walkot Surabaya
TRIBUN/ISTIMEWA
Karolin foto bersama warga di Kubu Raya 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Warga Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Muhammad Syahril memaparkan keberhasilan calon Gubernur Kalbar nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa dalam membebaskan salah satu TKI asal kabupaten itu dari hukuman di Arab Saudi.

"Kisah perjuangan ibu Karolin dalam beberapa kali menyelamatkan TKI yang bermasalah di luar negeri tentu sudah sering kita dengar, Bahkan, salah watu sarga Kubu Raya, juga pernah diperjuangkan oleh ibu Karolin dimana salah satu warga kita berhasil dibebaskan setelah diperjuangkan oleh ibu Karolin," kata Syahril di Kubu Raya, Selasa (12/06/2018) sesuai rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id dari Media Center Karolin-Gidot.

Baca: Pilkada 2018, Karolin - Gidot Siap Maksimalkan Potensi Perbatasan Darat dan Laut

Syahril menceritakan dirinya juga ikut membantu untuk mengkontak Karolin yang saat itu masih menjabat Anggota DPR RI Komisi IX khusus membidangi masalah ketenagakerjaan.

"Dengan ringan tangan beliau itu membantu membebaskan masyarakat kita. Tentu dengan proses yang rumit. Tetapi berkat jaringan beliau semua bisa dilalui dengan baik dan lancar," cerita Syahril.

Dia juga menyampaikan sosok Karolin yang berpengalaman itu bukan sebuah kebohongan belaka. Kunjungannya ke desa-desa dan pertemuannya bersama masyarakat telah terekam baik didalam ingatan warga.

"Saya bukan baru kali ini saja bertemu dengan beliau ini. Selain mengurus pembebasan salah satu warga kita yang mendapat masalah di Arab Saudi, pada Pileg 2014 beliau ini sudah pernah berkunjung ke wilayah kita ini," ujarnya.

Proses pergelutan Karolin dalam dunia Politik Nasional yang tak tertulis mulai terungkap melalui penuturan masyarakat. Secara khusus bagi warga yang pernah menerima uluran tangannya.

"Kalau dinilai tidak berpengalaman saya merasa keberatan. Saya terlibat dalam perjalanan politik beliau meskipun tidak banyak. Masyarakat Kalbar membutuhkan Pemimpin yang murah hati dan ringan tangan seperti beliau," ucapnya.

Baca: Yakin Idul Fitri Jatuh Hari Ini, Jemaah Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Laksanakan Salat Id

Syahril juga menegaskan Kalimantan Barat ini harus dipegang oleh sosok yang telah lama meniti karir politik ditingkat nasional dan memiliki kepedulian terhadap masyarakatnya.

Seorang pemimpin yang bukan hanya mengandalkan logika melainkan juga mampu merasakan keluhan masyarakatnya.

"Kalimantan Barat ini tidak bisa dipegang oleh seorang yang berpangkat kopral atau bunga dua, minimal sudah berbintang dua dan pengalamannya sudah nasional, tidak hanya diwilayah Kalimantan Barat saja. Insya Allah, dengan pengalaman Ibu Karolin yang telah menasional, Kalimantan Barat akan jauh lebih maju," sebut Syahril.

Syahril juga menyebutkan jika di Surabaya telah memiliki Tri Rismaharini sebagai pemimpinya. Dia juga berharap Karolin dapat menjadi seperti sosok Ibu Risma di Kalimantan Barat ini.

"Kalau di Surabaya ada Ibu Risma, mudah-mudahan di Kalimantan Barat ini ada Ibu Karolin. Sosok pimpin wanita yang dikagumi oleh masyarakatnya. Oleh karena itu pada tanggal 27 mendatang, mari kita bersama-sama datang ke TPS dan memenangkan Ibu Karolin Margret Natasa bersama Bapak Suryadman Gidot," katanya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help