Libur Panjang Lebaran, Pemkab Sintang Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

Menurutnya Jarot, ia sudah berkomunikasi dengan Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan bahwa masa libur panjang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah ada beberapa pelayanan publik yang dipastikan tetap berjalan normal, terutama terkait pelayanan kesehatan.

Menurutnya Jarot, ia sudah berkomunikasi dengan Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang.

Kesiapan petugas jaga harus dipastikan agar tidak mengganggu pelayanan.

"Kita masih hati-hati betul mengaturnya itu di rumah sakit dan puskesmas. Karena beda dengan tahun-tahun sebelumnya ni, jumlah hari libur panjang sekali kan, 13 hari, anda bayangkan itu," ujar Jarot, Rabu (13/6/2018) pagi.

Baca: 5 Tips Agar Lebaran Gak Bikin Lebar, Nomor 5 Jadi Menu Wajib

Selain itu, untuk para tenaga medis, khususnya yang berstatus pegawai pemerintah juga tidak dapat sepenuhnya menikmati masa libur. Harus diatur jadwal yang ada, sehingga dokter, perawat, atau bidan jangan sampai kosong.

"Dokter yang harus libur semua 13 hari harus kita paksa mereka menyusun tim, sehingga terjadwal dan tidak boleh kosong. Baik itu yang berada di rumah sakit maupun yang di puskesmas-puskesmas," pungkas Jarot.

Caption: Bupati Sintang Jarot Winarno

Penulis: Wahidin
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help