Pilkada Kubu Raya

Ungguli Hasil Survei, Median: Muda-Jiwo Berhasil Memenangkan Hati Masyarakat

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kubu Raya figur pasangan Muda Mahendrawan dan Sujiwo yang paling dikenal.

Ungguli Hasil Survei, Median: Muda-Jiwo Berhasil Memenangkan Hati Masyarakat
TRIBUN/ISTIMEWA
Data elektabilias Lembaga Survei Media Survei Nasional (Median) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA – Lembaga Media Survei Nasional (Median) melakukan survei terhadap tiga pasangan calon (Paslon) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kubu Raya.

Dari hasil survei elektabilitas, paslon Muda Mahendrawan-Sujiwo memperoleh angka paling tinggi yaitu mencapai 72,8 persen, sementara kedua Werry Syahrial-Nasir Maksudi 6,6 persen dan ketiga Hamzah Tawil-Kohim 4,6 persen, sisanya 15,9 persen masyarakat masih ragu-ragu dalam menentukan pilihan.

Direktur Riset Media Survei Nasional Sudarto mengatakan hasil survei tersebut dilakukan berdasarkan data yang diambil selama beberapa hari dari tanggal 7-15 Mei 2018, melalui seribu responden sehingga mendapatkan hasil survei dengan marjin off air 3,1 persen pada tingkat kepecerayaan masyarakat 95 persen.

Baca: PDI Perjuangan Kubu Raya Yakin Muda Jiwo Menang Pilkada Kubu Raya

"Dari hasil survei yang kita lakukan, alasan kenapa masyarakat memilih Muda-Jiwo, yang paling tinggi alasannya adalah karena kinerjanya sudah terbukti, pernah berkunjung, merakyat dan lain sebagainya. Jadi kalau pilkada ini adalah seni memenangkan hati masyarakat, saya pikir Muda-Jiwo sudah berhasil memenangkan hati masyarakat," ujarnya, saat konferensi pers di Gardenia Kubu Raya, Minggu (10/6/2018).

Sedangkan untuk hasil survei popularitas, masyarakat ketika ditanya terkiat 6 figur yang mencalonkan diri sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Kubu Raya, figur pasangan Muda Mahendrawan dan Sujiwo yang paling dikenal.

"Hasil elektabilitas sejalan dengan hasil popularitas," tambahnya.

Muda Mahendrawan 90,9 persen masyarakat menyatakan kenal. Selanjutnya Sujiwo itu ada 87, 6 persen orang yang kenal, kemudian Werry Syarial 57 persen orang tahu, lalu Hamzah Tawil 54,3 persen orang juta tahu, selanjutnya Kohim 19 persen dan Nasir Maksudi 15,7 persen.

Data Popularitas Lembaga Media Survei Nasional (Median)
Data Popularitas Lembaga Media Survei Nasional (Median) (TRIBUN/ISTIMEWA)

“Jadi dari segi popularitas tampaknya pilkada di Kubu Raya terjadi kesenjangan cukup tinggi,” ungkapnya.

Baca: 10 Gaya Hidup Ala Cewek Jepang Ini yang Bikin Terus Langsing dan Awet Muda

Analisanya adalah jika ada dua tokoh yang satu sudah dikenal masyarakat 90 persen yang satu baru dikenal 60 persen, kalau mereka bertarung maka petarungannya tidak akan berimbang.

“Dari data popularitas ini sebenarnya sudah menunjukkan siapa yang punya peluang besar untuk menang dan siapa yang berpotensi kalah,” ujarnya.

Hasil data survei ini menyatakan hampir separuhnya masyarakat Kubu Raya kenal dengan dengan pasangan Muda-Jiwo dalam pilkada.

“Hal ini membuat pasangan lain agak berat, karena untuk bisa dipilih indikasinya adalah dikenal dulu baru bisa disukai dan dipilih,” jelasnya.

Walupun mungkin dalam hal pertarungan ada kemungkinanya petanya bisa berubah tapi akan sangat sulit untuk Kubu Raya, dari hal popularitas saja sudah jauh sekali terjadi ketimpangan.

“Saat ini, untuk paslon Werry Syahrial-Nasir dan Hamzah Tawil-Kohim punya PR untuk mengejar popularitas yang sejajar dulu, baru bisa berbicara pertarungan,” pungkasnya.

Penulis: Madrosid
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help