Festival Meriam Karbit untuk Lestarikan Budaya dan Dongkrak Nilai Jual Wisata
Festival ini tentunya akan mengundang wisatawan untuk berdatangan di Kota Pontianak...
Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Festival Meriam Karbit merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pemkot Pontianak bersama Forum Meriam Karbit untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri atau sering juga disebut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak, Sy Saleh menuturkan agenda meriam karbit ini bukan hanya sekedar membunyikan meriam yang terbuat dari balok kayu, namun ada arti yang lebih penting dalam hal melestarikan budaya dan mengundang wisatawan berdatangan.
Baca: Keren! 295 Meriam Karbit Siap Guncang Pontianak Sambut Kemenangan
Festival ini tentunya akan mengundang wisatawan untuk berdatangan di Kota Pontianak, apalagi ini merupakan agenda tahunan yang selalu dipromosikan pada khalayak ramai.
"Meriam karbit ini adalah agenda tahunan yang ada di Kota Pontianak, tentu dari Disporapar selalu mempromosikannya agar semakin banyak wisatawan yang datang dan menghadirinya," ucap Sy Saleh saat diwawancarai Sabtu (2/6/2018)
Festival ini menurutnya dilakukan oleh kolaborasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) karena ini adalah kegiatan pariwisata berbasis budaya.
Sehingga leading sektornya berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan para kelompok meriam karbit yang ada di Kota Pontianak.
"Kita dari Disporapar terus melakukan kampanye dan mengeksposnya, agar masyarakat luas tau dan dapat berdatangan di Kota Pontianak. Ini adalah event yang sangat baik, ini kerjasama juga antar lintas OPD," jelasnya.
Semwntara untuk permainan meriam karbet sendiri menurutnya akan biasa dimulai masyarakat sejak H-3 sampai H+3 lebaran, apabila masyarakat mau memainkankan lebih dari itu juga tidak ada masalah, karena masyarakat sekitar mendukung adanya kegiatan ini. Tapi hari puncaknya telah ditetapkan yaitu 15-16 Juni 2018.
"Kegiatan ini kita teus dorong dan kita harapkan semakin banyak kelompok yang bermunculan dan masyarakat yang berpartisipasi," pungkasnya