Ledakan Bom di Surabaya

Ayu Ting Ting Angkat Suara Soal Bom Surabaya, Risma: Ini Menyakitkan!

Ayu menyayangkan aksi tersebut karena peristiwa terjadi menjelang Ramadhan dan pelakunya perempuan.

Editor: Nasaruddin
kolase tribunjatim
Ledakan bom di Surabaya 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ayu Ting Ting mengungkapkan keprihatinannya atas peristiwa teror bom di Surabaya.

Ayu menyayangkan aksi tersebut karena peristiwa terjadi menjelang Ramadhan dan pelakunya perempuan.

Ditemui di kawasan Cimone, Tangerang, bersamaan dengan promosi film Dimsum Martabak, Minggu (13/5/2018), Ayu Ting Ting mengatakan pendapatnya tentang ledakan bom di Surabaya.

"Yang pastinya prihatin, semoga nggak ada kejadian-kejadian serupa, ya mau puasa gitu, jangan sampai terjadi apa-apa, berharap semua aman-aman aja, damai," kata Ayu.

Ayu juga menyayangkan pelaku bom bunuh diri di Surabaya yang dilakukan seorang perempuan.

Baca: Tetangga Ungkap Fakta Mengejutkan Keluarga Terduga Teroris Pelaku Bom Surabaya

Baca: Mirip di Surabaya, Ledakan Bom di Rusunawa Wonocolo di Sidoarjo juga Diduga Libatkan Satu Keluarga

Baca: 11 Deretan Artis Indonesia Tulis Ucapan Duka Cita terhadap Teror Bom Gereja di Surabaya

"Sangat disayangkan, kok bisa masuk ke situ (organisasi teror)," kata Ayu.

Ayu juga mengakui ketakutannya dengan banyaknya insiden bom yang terjadi belakangan ini.

"Kita semua juga takut, makanya kita balikin lagi, kita pasrah aja," ucap Ayu.

Sementara itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan kesedihan sekaligus geram, pascainsiden peledakan bom di tiga gereja Surabaya.

Perasaan campur aduk itu muncul setelah Risma tahu bahwa Dita Supriyanto, pengebom bunuh diri, tinggal di Surabaya.

Risma pun langsung datang meninjau lokasi rumah tersangka korban peledakan bom bunuh diri.

Pantauannya itu dilakukan seusai rapat bersama pegawai utama pemkot Surabaya untuk mengevaluasi kejadian tersebut.

Saat berada di sekitar lokasi penggrebekan di rumah tersangka Jalan Wisma Indah Blok K no 22, Tri Rismaharini mengatakan pihaknya selama ini berusaha keras menyejahterakan warga Surabaya.

Perhatiannya untuk Surabaya tidak hanya perihal kemacetan dan banjir, ia mengajak warganya memecahkan persoalan dan merangkul pendidikan anak-anak.

"Selama ini saya mencoba melayani masyarakat dengan baik. Saya cari yang lapar dan gak bisa sekolah, saya selesaikan masalah dia. ngadu apa aja rusak banjir. Sedih saya, ini menyakitkan juga," kata Walikota Surabaya Trirismaharini sembari duduk di bangku plastik depan rumah warga di lokasi kejadian, Minggu (13/5/2018).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved