Ledakan Bom di Surabaya

Tetangga Ungkap Fakta Mengejutkan Keluarga Terduga Teroris Pelaku Bom Surabaya

Tim Detasemen Khusus Antiteror 86 melakukan penggeledahan di rumah kontrakan pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya.

Editor: Nasaruddin
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Perumahan Wisma Indah Blok K No 22 Wonorejo, Rungkut, digerebek polisi, Minggu (13/5/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Tim Detasemen Khusus Antiteror 86 melakukan penggeledahan di rumah kontrakan pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya.

Rumah yang beralamat di Wonorejo Asri, Surabaya tersebut dihuni oleh satu keluarga yang menjadi pelaku pengeboman.

Polisi menemukan empat benda diduga bom berdaya ledak tinggi di rumah pelaku bom bunuh diri, bom diletakkan pelaku di kamar depan.

"Empat benda (diduga bom) itu kini sudah diamankan," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan.

Dita Oepriarto (sebelumnya ditulis Dipta Noprianto) diduga merakit bom di rumahnya sebelum beraksi di gereja di Surabaya, Jawa Timur.

Sebab, polisi menemukan bahan-bahan berbahaya pembuatan bom.

Baca: Geledah Rumah Keluarga Pelaku Bom Surabaya, Temuan Densus 88 Mencengangkan

Baca: Motif Terduga Pelaku Bom Surabaya Terungkap! Suara Ledakan Kembali Terdengar

"Dirakitnya di rumah tersebut," kata Kombes Rudi.

Ditemukan juga bahan-bahan untuk perakitan bom seperti belerangg, aseton, HCL, Aquades, H2O, black powder dan korek api kayu dan styrofoam.

"Itu barang berbahaya di TKP rumah pelaku," kata Rudi.

Belum diketahui dari mana Dita bisa merakit bom di rumahnya.

Polisi masih menyisir rumah untuk menemukan barang bukti lainnya terkait aksi teror di 3 gereja.

Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti seperti panah hingga buku-buku.

"Di bagian belakang ada lesan panah (target panah), anak panah dan busur panah. Di dalam lesan terlihat sering digunakan keluarga," kata Kombes Rudi.

Polisi menemukan sejumlah dokumen dan buku-buku. Ada juga sejumlah tulisan yang ditemukan polisi di dalam rumah tersebut.

"Ada beberapa dokumen sedang dikumpulkan semua dan sedang diteliti, ada beberapa buku, ada beberapa tulisan-tulisan ada beberapa pesan-pesan juga sedang kita kumpulkan," ungkapnya.

Baca: BREAKING NEWS: Ada Tiga Mayat Dalam Tongkang di Desa Kapur

Baca: Mirip di Surabaya, Ledakan Bom di Rusunawa Wonocolo di Sidoarjo juga Diduga Libatkan Satu Keluarga

Baca: 3 Tewas akibat Bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo, Saksikan juga Videonya

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved