Pilkada Serentak

Akademisi Fisip Untan Yakin Pilkada Serentak di Kalbar Kondusif

Karena konflik memiliki sifat umum, maka untuk itu hindari konflik yang mengatasnamakan suatu lembaga atau kelompok.

Akademisi Fisip Untan Yakin Pilkada Serentak di Kalbar Kondusif
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Anggota FKUB Kalbar H Rimawi Martin dan Ak‎ademisi FISIP Untan DR Herlan saat menjadi narasumber FGD yang di gelar Direktorat Binmas Polda Kalbar yang bertajuk Warna Warni Bumi Khatulistiwa Milik kita Bersama Dalam Rangka Pesta Demokrasi pada Rabu (9/5) malam di Taman Budaya Pontianak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang di gelar Direktorat Binmas Polda Kalbar yang bertajuk Warna Warni Bumi Khatulistiwa Milik kita Bersama Dalam Rangka Pesta Demokrasi pada Rabu (9/5) malam di Taman Budaya Pontianak

Akademisi FISIP Untan DR Herlan menyakini Pilkada Serentak di Kalbar tahun 2018 akan berlangsung kondusif, karena Kalbar memiliki keragaman yang menarik, Karena Kalbar itu Flural atau Jama atau Majemuk karena terdiri dari ragam etnis.

Baca: Bhabinkamtibmas Desa Jelutung Turut Awasi Penggunaan Dana Desa Bersama TP4D

Akan tetapi ada kelemahan keragaman tersebut yakni Masyarakat rawan konflik, tetapi konflik itu memang tak bisa di hindari, namun bisa di menet.

Karena konflik memiliki sifat umum, maka untuk itu hindari konflik yang mengatasnamakan suatu lembaga atau kelompok.

Tetapi wakil dekan FISIP Untan ini yakin kalau Pilkada Serentak di Kalbar ini akan berlangsung kondusif, karena ada hal-hal yang menarik yang bisa meredam konflik dengan sendirinya.

Baca: Sopir Mengantuk, Avanza Nyungsep di Parit Wajok Hulu

Ia menjelaskan beberapa bukti keyakinan Pilkada serentak di Kalbar akan berlangsung kondusif, yakni Polri-TNI bekerjasama mengamankan tahapan pilkada.

"‎KPU Semakin mantap dalam bekerja, jauh lebih siap dan lebih tegas, Bawaslu saat ini tampil lebih garang, saya acungi jempol untuk Bawaslu dan KPU,"katanya

‎Dikatakannya lagi," selain itu Parpol sendiri bingung atas dukungan, karena dukungan untuk pasangan calon di tingkat Pilbup, Pilwako dan Pilgub di kalbar itu berbeda, di tambah lagi saat ini sudah gencar-gencarnya untuk rencana calon untuk dua tokoh nasional, (Presiden dan wakil presiden mendatang),"katanya.

Dan juga, tampilnya 6 tokoh daerah sebagai peserta pilkada Kalbar itu berasal dari daerah yang berbeda, di dukungan saat ini Kampanye di gelar dengan sistem kampanye dialogis, terkesan lebih santun. Meskipun potensi Money Politik tetap ada.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help