Dua Dusun di Sungai Bulan Terisolasi Akibat Ambruknya 7 Jembatan

Diakuinya peristiwa ambruknya jembatan di desanya tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (15/4) malam.

Dua Dusun di Sungai Bulan Terisolasi Akibat Ambruknya 7 Jembatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Pj Kades Sungai Bulan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Sukalim. 

Laporan Wartawan Tribunpontianak,  Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Penjabat sementara Kepala desa Sungai Bulan, Sukalim mengatakan di wilayah tersebut tidak hanya jembatan saja yang roboh.

Dimana motor air milik warga juga menjadi korban luapan Air di sungai tersebut. 

"Jadi semuanya 7 jembatan, dimana lima jembatan permanen dan dua jembatan dari kayu. Selain itu dua motor air warga juga terkena dampaknya dan dua dermaga juga ambruk," ujarnya saat ditemui tribunpontianak.co.di, Senin (16/4/2018).

Baca: Akibat Hujan Deras, 7 Jembatan Ambruk di Desa Sungai Bulan

Diakuinya peristiwa ambruknya jembatan di desanya tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (15/4/2018) malam.

"Hujan dari sore lebat, jam 9 malam, sudah terjadi bencana banjir dan akhirnya meruntuhkan jembatan yang cukup vital tersebut," lanjutnya. 

Baca: Prajurit Lantamal XII Pontianak Gagalkan Penyelundupan 94 Ton‎ Rotan ke Malaysia

Dimana dengan ambruknya jembatan tersebut maka akses jalan antar dusun sangat terganggu. Dimana 

"Jadi tiga jembatan yang roboh itu menghubungkan dusun wono sari dengan dusun wono mulyo. Sementara dua jembatan di wono Rejo membelah dusun wono Rejo dan juga dusun teluk Binjai yang lebih masuk kedalam," ungkapnya. 

Diakuinya untuk menghubungkan kedua dusun tersebut, dunsun wono mulyo dan teluk Binjai maka digunakan perahu.

"Sementara kita menggunakan perahu kecil dan motor air untuk menyebrangkan masyarakat antar dusun ini. Dan kita bersama warga juga membuat jembatan darurat untuk sementara waktu," lanjutnya. 

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan pada akses jembatan tersebut. Karena tentu saja keberadaan jembatan tersebut diakuinya sangat penting. 

"Semoga ini bisa segera diperbaiki karena sangat vital, kasihan adik-adik kita yang mau sekolah. Masyarakat juga kesulitan untuk mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan mereka," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved