Pilgub Kalbar

Warga Keluhkan Pertanian Minim Terobosan, Ria Norsan: Tunggu Saat Kami Menjabat

Penegasan ini disambut tepuk tangan meriah dari seluruh warga yang hadir dalam kampanye dialogis di Badau, Kapuas Hulu.

Warga Keluhkan Pertanian Minim Terobosan, Ria Norsan: Tunggu Saat Kami Menjabat
TRIBUNFILE/IST
Calon Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) 2018-2023, Ria Norsan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tanah Kalimantan Barat jika dibandingkan dengan Pulau Jawa, maka tiga kali lipat luasnya.

Namun potensi ini, masih belum digali maksimal. Hal ini jugalah yang dikeluhkan seorang warga Kapuas Hulu, Bujang Ja'far (43).

"Pengennya bahwa tanah di daerah kita yang luas ini, tidak hanya dimanfaatkan dengan lahan sawit, karet dan menanam padi saja. Kita membutuhkan sebuah terobosan. Kita ini ingin agar bagaimana pertanian di daerah kita maju,” ujarnya.

Baca: MotoGP 2018 - Aksi Marquez Senggol Rossi Terekam Kamera Penonton Terlihat Beda, Siapa yang Salah?

Baca: Kisah Wanita Transgender yang Akhirnya Berpacaran dengan Pria yang Dulu Menolaknya

Menanggapi hal ini, Calon Wakil Gubernur Kalbar Nomor Urut 3, Ria Norsan, menegaskan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean, benar memang pertanian membutuhkan terobosan dalam hal inovasi.

“Kabupaten Mempawah sudah menjadi rule model dalam hal pertanian. Maka tunggu saja kami menjabat," tukasnya.

Penegasan ini disambut tepuk tangan meriah dari seluruh warga yang hadir dalam kampanye dialogis di Badau, Kapuas Hulu.

Dalam mengunjungi beberapa kecamatan di Kapuas Hulu, Ria Norsan memang berpisah dengan calon Gubernur Kalbar, Sutarmidji, saat kampanye dialogis.

Baca: Imbau jadi Pemilih Cerdas, Warga Landak Ini Yakin Sutarmidji Mampu Bawa Perubahan di Kalbar

Baca: Peduli UMKM, Warga Kapuas Hulu Juluki Ria Norsan Bapak UMKM

Dalam kesempatan itu, Ria Norsan tidak lupa mengajak warga pada 27 Juni untuk menggunakan hak suaranya.

"Semoga Pak Midji dan Pak Norsan, terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Program kerjanya bagus terutama prestasi Pak Norsan dalam bidang pertanian, seperti tadi dijelaskan, berhasil seperti apa yang disampaikan," ucap Ja'far, yang sehari-hari sebagai petani karet.

Ja’far rela menempuh perjalanan beberapa jam untuk sampai ke Badau, lokasi kampanye dialogis.

“Saya ingin melihat apa yang menjadi program kerja dari pasangan nomor urut tiga ini,” tukasnya. (*)

Editor: Hasyim Ashari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help