Pj Gubernur Kalbar Minta Petugas PLBN Jalankan Tugas Dengan Baik
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Doddy Riyadmadji meminta para pegawai Bidang Lintas Batas Negara dapat melaksanakan tugas
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Tri Pandito Wibowo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Doddy Riyadmadji meminta para pegawai Bidang Lintas Batas Negara dapat melaksanakan tugas sebagai administrator Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dengan baik.
“Saya berpesan para petugas memberikan fasilitas layanan dan pengawasan bagi pelintas batas negara secara tertib dan lancar pada PLBN,” ungkapnya kepada Tribun, Senin (9/4/2018).
Baca: Pengelolaan Perbatasan Tidak Terlepas Dari Kebijakan Pusat dan Daerah
Doddy menambahkan Bidang Lintas Batas Negara merupakan bagian dari kelembagaan Badan Pengelola Perbatasan Negara.
Ia berharap Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertugas pada PLBN punya kapasitas, dedikasi dan pemikiran bahwa PLBN adalah embrio pertumbuhan ekonomi wilayah.
“Jika ada pola pikir itu, maka PLBN dapat mewujudkan fungsinya. Jadi, PLBN bukan hanya sekedar tempat perlintasan antar negara,” katanya.
Namun, petugas dapat mewujudkan PLBN sebagai lembaga yang mendukung terwujudnya kawasan perbatasan sebagai titik sentral pembangunan ekonomi perbatasan.
“Harus ada strategi didukung sistem manajemen yang bagus untuk menjadikan PLBN menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Baca: Suasana Workshop Hasil Evaluasi Implementasi Siskeudes Dalam Tetakelola Keuangan Desa
Seperti diketahui, Provinsi Kalimantan Barat memiliki kawasan perbatasan negara yang berada di lima Kabupaten. Keseluruhan kawasan perbatasan itu berada pada 14 Kecamatan.
Sementara itu, garis perbatasan darat di Provinsi Kalbar mencapai 966 Kilometer (Km) yang membentang dari Kecamatan Paloh di Kabupaten Sambas hingga Kecamatan Putussibau Selatan di Kapuas Hulu.