Pilgub Kalbar

Karolin Komit Tingkatkan Berbagai Program dan Subsidi di Bidang Pertanian

Dengan luasan tanam 115 hektare dan hasil padi sebanyak 68.345 ton pertahun, ini menjadikannya sebagai lumbung padi Kalimantan Barat.

Karolin Komit Tingkatkan Berbagai Program dan Subsidi di Bidang Pertanian
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Calon Gubernur Kalimantan Barat, dr. Karolin Margret Natasa saat menghadiri dan belajar menenun saat diundang masyarakat pengrajin tenun Songket Sambas di Dusun Keranji, Selasa (13/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Calon Gubernur Kalimantan Barat, dr. Karolin Margret Natasa menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan pertanian di wilayah Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas.

“Walaupun bidang pertanian bukanlah urusan wajib pemerintah provinsi, namun sebagai calon gubernur Kalbar, pertanian merupakan salah satu program unggulan dari 7 program prioritas yang akan dilaksanakan. Terutama, pertanian tanaman pangan dan perkebunan rakyat. Hal ini tentu akan disinergikan dengan berbagai program dari pemerintah pusat terkait bidang pertanian,” kata Karolin, berdasarkan rilis yang diterima pada Rabu (14/03/2018).

Baca: Karolin Dorong Hak Paten Pengrajin Kain Songket Sambas

Karolin menuturkan, Kabupaten Sambas memproduksi padi terbesar se-Kalimantan Barat.

Dengan luasan tanam 115 hektare dan hasil padi sebanyak 68.345 ton pertahun, ini menjadikannya sebagai lumbung padi Kalimantan Barat.

Lebih lanjut Karolin menerangkan, program pertanian haruslah terintegrasi, mulai dari ketersediaan lahan, sarana produksi padi berupa bibit berkualitas, pupuk, dan sebagainya, termasuk alat pertanian terutama handtractor dan power treasher dalam jumlah yang cukup dan sarana penunjang lain seperti irigasi dan waduk.

Baca: Wah, Cagub Karolin Tantang Masyarakat Sambas

Selain itu, saat ini petani juga perlu mendapat pendampingan dalam menghadapi berbagai hama tanaman akibat perubahan iklim.

“Serangan hama dapat mengurangi produksi padi yang dihasilkan. Penyerapan gabah dari petani juga harus terjamin dalam harga yang menguntungkan petani,” katanya.

Untuk itu, Karolin berkomitmen akan terus meningkatkan koordinasi dengan Perum Bulog demi memaksimalkan penyerapan gabah petani.

Selain itu, diperlukan penggilingan padi yang dapat menyerap gabah dari petani dengan harga yang menguntungkan petani kita.

“Pertanian adalah nyawa bagi masyarakat Kalimantan Barat. Untuk itu, saya akan meningkatkan berbagai program dan subsidi bagi petani,” tutup calon gubernur Kalbar dengan nomor urut dua ini. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help