Kotori Masjid Baiturrahman Pontianak

Masjid yang Dicemari Kotoran telah Berdiri Sejak 1963, Ini Penjelasan Riksan Ismail

Nah pada tahun 1963 tersebutlah kakek minta agar ini surau digantikan dengan di bangunkan masjid.

Masjid yang Dicemari Kotoran telah Berdiri Sejak 1963, Ini Penjelasan Riksan Ismail
IST
Terduga pelaku kotori masjid Baiturahman Pontianak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengurus Masjid Baiturahman, Riksan Ismail membenarkan adanya pencemaran Tong tempat air wudhu masjid tersebut. Hanya saja ia tidak ingin memberikan keterangan terkait kronologis kejadian dan meminta langsung menghubungi pihak kepolisian. 

Diakuinya masjid tersebut telah berdiri sejak 1963 lalu dan terus dirawat hingga saat ini. 

(Baca: Belum Mengerucut, Penasehat Hukum Komitmen Usut Aliran Dana ke Atas Sesuai Dakwaan JPU  )

"Dulunya ini surau, waktu itu kakek saya yang bangun, kemudian ada pemasangan pipa air yang melewati surau tersebut," ujarnya, Selasa (13/3).

Kemudian diakui, karena hal tersebut kakeknya meminta agar surau tersebut dibangunkan masjid sebagai kompensasi penggunaan lahan yang dilewati pipa tersebut.

"Nah pada tahun 1963 tersebutlah kakek minta agar ini surau digantikan dengan di bangunkan masjid. Nah masjid inilah yang berdiri hingga sekarang ini, dan kebetulan pengurus yang paling dekat dengan masjid saya, yang lain rumahnya cukup jauh dari masjid," tuturnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help