Belum Mengerucut, Penasehat Hukum Komitmen Usut Aliran Dana ke Atas Sesuai Dakwaan JPU  

Sifatnya masih umum baik perusahaan yang memberikan surat dukungan ataupun yang kemudian terkait dengan pengadaan Alkes ini

Belum Mengerucut, Penasehat Hukum Komitmen Usut Aliran Dana ke Atas Sesuai Dakwaan JPU  
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Suasana sidang kempat kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) ‎Pengadaan Alat Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (Alkes RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak Tahun Anggaran 2012 di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Jalan Urai Bawadi, Kota Pontianak, Selasa (13/3/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Penasehat Hukum Terdakwa Yekti Kusumawati, Dewi Purwati Ningsih mengatakan keterangan empat saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih bersifat umum saat sidang kempat kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) ‎Pengadaan Alat Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (Alkes RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak Tahun Anggaran 2012.

“Teman-teman sudah dengar sendiri. Saksi belum mengerucut keterangannya. Sifatnya masih umum baik perusahaan yang memberikan surat dukungan ataupun yang kemudian terkait dengan pengadaan Alkes ini,” ungkapnya usai sidang di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Jalan Urai Bawadi, Kota Pontianak, Selasa (13/3/2018) sore.

(Baca: Terekam CCTV, Pria Ini Ambil HP Milik Pengendara di Parkiran Sepeda Motor )

Kendati demikian, Dewi tegaskan pihaknya tetap berkomitmen bahwa aliran dana ke atas yang sudah disebutkan dalam dakwaan JPU harus diusut tuntas. Dewi mengaku ganjal terhadap keterangan beberapa saksi yang sebelumnya mengaku tidak kenal terdakwa Suhadi.

“Ternyata ada saksi yang memang mengenal Suhadi. Walupun kemudian dia berusaha mengelak. Ini menyiratkan sepertinya memang ada aktor intelektual di lingkungan pengadaan proyek ini, sehingga muncul kerugian yang fantastis,” katanya.

(Baca: Penjelasan Kepala BPN Terkait MoU dengan Kejari Kapuas Hulu )

Dewi berharap aparat kepolisian dalam hal ini Polda Kalbar untuk optimal mengusut tuntas kasus ini. Ia mengatakan dakwaan JPU bersumber dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang sudah ada.

“Teman-teman kepolisian tentunya sudah pahamsiapa saja yang bisa diangkat dan diambil sebagai tersangka lain. Tidak hanya tiga terdakwa ini saja. Kalau saya bicara ya, ini memang belum dan sangat belum sempurna. Karena semestinya sudah ada petunjuk dan action, tapi ini belum dilakukan. Ini sangat tidak memenuhi rasa keadilan,” tandasnya. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help