Dana Tak Kunjung Ada, Operasi Alamsyah Bayi Kembar Penderita Jantung Bocor Harus Terkendala
Herwan mengungkapkan, Pemerintah Desa Matang Labong telah berupaya menyampaikan keluhan warganya, yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sekretaris Desa Matang Labong, Herwan mengungkapkan, Pemerintah Desa Matang Labong telah berupaya menyampaikan keluhan warganya, yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan bagi Alamsyah, bayi berusia 11 bulan penderita jantung bocor, ke Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas.
Namun hingga kini belum ada jawaban dan kepastian dari Pemerintah Kabupaten Sambas.
"Upaya yang telah kami lakukan, kami sudah ke Dinas Sosial Kabupaten Sambas," ungkapnya, Minggu (14/1/2018).
Baca: Kisah Sedih Bayi Kembar Asal Tebas, Derita Jantung Bocor Hingga Butuh Uluran Tangan
Atas nama Pemerintah Desa Matang Labong, Herwan mengharapkan sekali kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat maupun kepada seluruh elemen masyarakat, untuk bisa meringankan beban keluarga Sumiati.
Memberi bantuan biaya pengobatan bagi bayi Alamsyah yang menderita jantung bocor serta penyempitan pembuluh darah.
"Kami juga mengharapkan kepada seluruh aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), khususnya cabang Sambas, untuk menghimpun dana. Kami juga telah memohon bantuan kepada Dompet Ummat Kalbar, namun sampai sekarang masih belum ada respon. Jadi mohon sekali kiranya kepada seluruh masyarakat yang bisa membantu meringankan biaya pengobatan bagi bayi Alamsyah. Atas keringanan hatinya, kami ucapkan terimakasih," jelasnya.
Baca: Jokowi Saksikan Langsung Laga Timnas Indonesia vs Islandia, Begini Gayanya!
Lanjut Herwan, pihak keluarga Sumiati, sangat berharap adanya uluran bantuan baik dari pemerintah maupun para dermawan.
Dana ini rencananya untuk membantu biaya transportasi dan biaya operasi, selama proses operasi yang akan dilakukan di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta yang dijadwalkan pada tanggal 19 Februari 2018 ini.
Sebelumnya diberitakan, Alamsyah, seorang bayi berusia 11 bulan asal Desa Matang Labong, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, menderita penyakit jantung bocor.
Penyakit jantung bocor ini, telah diderita Alamsyah sejak lahir.
Lantaran tak memiliki biaya, keluarganya kini hanya bisa menggantungkan harapan dari bantuan pemerintah, maupun para dermawan, agar Alamsyah dapat segera dioperasi.
Tak hanya menderita penyakit jantung bocor, Alamsyah juga menderita penyempitan pembuluh darah.